Erabaru.net. Wisatawan pria asal Tiongkok Daratan bermarga Miao yang tidak mau berbelanja ketika rombongan mengunjungi sebuah toko perhiasan di daerah Hung Hom, Hongkong pada Senin (19/10/2015), mengalami kekerasan setelah bertengkar dengan kepala rombongan mereka.

Ia diseret keluar toko oleh beberapa lelaki yang sebagian dari mereka sepertinya juga berasal dari Daratan atau warga Hongkong, kemudian dipukuli hingga luka parah dan meninggal di rumah sakit yang gagal menyelamatkan nyawanya.

Menurut laporan media Tiongkok bahwa pria tersebut merupakan salah satu anggota rombongan wisatawan asal kota Shenzhen yang berwisata ke Hongkong.

Sebelum kejadian, Pria bermarga Miao bersama teman wanita serombongan yang bermarga Zhang menolak untuk berbelanja di toko perhiasan itu karena potongan harganya kecil sehingga dirasakan mahal.

Sambil menghisap rokok dalam ruangan ia bertengkar dengan kepala rombongan, seorang wanita bermarga Deng.

Tak lama kemudian, ia diseret keluar toko oleh beberapa orang lelaki dan memukulinya hingga luka parah.

Anggota rombongan yang menyaksikan kejadian itu menuturkan, beberapa lelaki memukul dan menendang pria bermarga Miao hingga bibir berdarah, dalam keadaan pingsan sekali ia melihat pelaku menendang perutnya.

Suasana jadi kacau dan wanita bermarga Zhang sampai menangis dan menjerit histeris untuk meminta bantuan.

Polisi Hongkong pun segera datang setelah menerima laporan dan membantu memanggil mobil ambulans.

Beberapa lelaki pelaku pemukulan sudah kabur entah ke mana.

Kecuali pria bermarga Miao yang dilarikan ke rumah sakit karena kondisinya gawat, wanita kepala rombongan serta Zhang pun mengalami luka di bagian wajah dan tangan mereka.

Kepolisian mengungkapkan bahwa pihaknya sedang melakukan pengejaran terhadap 2-3 orang pelaku yang terlibat dalam kasus pemukulan ini.

Ada orang menduga, para pelaku itu adalah anggota kelompok “wisatawan bayangan” asal Tiongkok Daratan, yang belakangan ini kerap muncul di Hongkong.

Berpura-pura sebagai turis tetapi melakukan pemaksaan terhadap wisatawan serombongannya untuk berbelanja. (sinatra/rmat)

Share

Video Popular