Ilustrasi (Foto : Facebook The Japan Foundation Jakarta)

JAKARTA – Society for the Study of Indonesian Arts (SSIA) Indonesia kembali menggelar pameran pertukaran seni budaya bertajuk “THE 10TH INDONESIAN – JAPAN CULTURAL EXCHANGE. Ajang ini merupakan kolaborasi 16 seniman Jepang dan 24 dari Indonesia sebagai rangka menggaungkan hubungan persahabatan kedua negara.

Ketua Umum SSIA Indonesia, Rudy Harjo mengatakan ajang ini merupakan pertukaran budaya dua negara. Oleh karena itu, lanjutnya, tidak ada tema tertentu yang menjadi fokus dan para seniman dibebaskan untuk menampilkan hasil daya kreasi mereka.

“Ini pertukaran budaya, kami bebaskan senimannya untuk berkreasi,” ujarnya di Japan Fondation, Jakarta, Kamis (22/10/2015)

Pada eksebisi ini, tambahnya, bisa hadir wayang, batik, hingga kimono.  Ikon dan karya khas dari kedua negara juga melengkapi acara yang diprakarsai oleh SSIA yang sudah didirikan pada 1977 silam. Lembaga ini diprakarsai oleh Tsunesuke Masuko dan di Indonesia didirikan oleh Sudaryono Sudarso dan Titis Jabaruddin.

Sejumlah seniman dari kedua negara turut berpartisipasi pada ajang ini.  Seniman dari Jepang adalah Aokikazuo, Fujishima Takako, Hagiwara Katsunori, Ikukuntei Syare, Ito Yoshiko, Jin Yoko, Kimura Reiko, Kondo Eiko, Kuniko Yagi, Masahiro Sakai (Ketua SSIA Japan), Nagahara Riitta, Shinozaki Hiroko, Tabe Tayuki, Tadashi Kumagai, dan Taeko Kano.

Sedangkan seniman dari Indonesia adalah Kartika Affandi, Moelyoto, Eric Pradana, Rukmini Yusup Affandi, Ery Arismunandar, Johnni Bogi, Budi Prawira Arinardi, Liana Unidjaja, Muljadi Kusuma, Nita Nursita, Rani Sumawinata. Seniman dari Indonesia lainnya adalah Rudy Harjo, Stephanie Harjo, Titis Jabaruddin, Taufik Prawoto, Marcia Harjo Stefania, Bruno Kvot, Tommy Faizal Alim, Momi, Basuki S, Harmonianto, Lalita Rachmania, Tiur Melanda, dan Sekartadji Supanto.

SSIA pertama kali menyelenggarkan pameran pada 1979 di Tokyo Ginza Tamaya Galeri dan di Indonesia pertama kali pada 1988 di Pasar Seni Ancol, Jakarta. Sejak saat itu, pameran berlangsung secara bergantian di dua negara. Kolaborasi seniman-seniman dua negara menghasilkan karya yang saling berkomunikasi menggaungkan persahabatan dua negara yang telah terjalin puluhan tahun lamanya.

Tahun ini, adalah tahun kesepuluh SSIA Indonesia menyelenggarakan pameran di Indonesia. “The 10th Indonesian – Japan Cultural Exchange” akan diselenggarakan di Galeri 678 Jl. Kemang Selatan Raya no. 125A, Jakarta Selatan.

Pameran akan dibuka pada 28 Oktober 2015 pukul 19.00 WIB dan pameran akan diselenggarakan sampai 7 November 2015. Sesuai agenda, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan didampingi Dirjen The Japan Foundation Jakarta akan membuka pameran ini. (asr)

Share

Video Popular