Keterangan foto: Pokok berita ‘Partai sewajarnya dibubarkan karena pelanggaran disiplin serius oleh kebanyakan anggotanya’ terpapar cukup berani di Beijing Youth Daily. (foto internet)

Oleh: Huang Qing

Media resmi pemerintah Tiongkok Beijing Youth Daily pada 22 Oktober 2015 menyajikan sebuah pokok berita yang cukup berani di halaman depannya. Namun foto Xi Jinping bersama rombongan ketika mengunjungi Inggris minggu lalu itu justru yang disajikan di bawah judul artikel “Partai sewajarnya dibubarkan karena pelanggaran disiplin serius oleh kebanyakan anggotanya.”

Foto dengan judul yang tidak sesuai, jangan-jangan memang disengaja untuk menyediakan ruang bebas menerka-nerka kepada pembaca, “Apakah Xi Jinping ingin mengetahui opini masyarat terkait rencananya untuk membubarkan Partai Komunis Tiongkok (PKT)?

Kepala Bagian Reportasi dari Majalah Mingguan Phoenix, Deng Fei di halaman microblog-nya menulis, setuju dengan usulan Komite Pengawas Kedisiplinan PKT. Wajar saja kalau Komite menghendaki partai yang kebanyakan anggotanya melanggar kedisiplinan itu segera dibubarkan.

Dalam kolom pesan ada netizen yang menuliskan, “Partai kita bukannya sudah habis?”

Ada juga yang menulis, “Sudah sekian lamanya kita tunggu-tunggu!”

Analis urusan Tiongkok, Yang Guang kepada Secretchina mengatakan bahwa media Beijing Youth Daily adalah media resmi Ikatan Pemuda Komunis Tiongkok Beijing, karena itu, berita-beritanya perlu disaring sebelum dirilis.

Menurutnya ini pasti bukan ‘inspirasi’ redaksi yang muncul tanpa petunjuk Atasan, Tidak mungkin salah cetak. Ini jelas berkaitan dengan tes suhu politik, tes opini masyarakat kalau-kalau PKT dibubarkan. Siapa lagi yang berani mengeluarkan ide ‘gila’ ini kalau bukan orang dalam foto yang berjalan di bawah payung didampingi pejabat Inggris itu.

“Liu Yunshan yang antek Jiang Zemin itu sudah lama berada di belakang usaha untuk membiaskan penafsiran maksud agar orang bingung dalam menangkap maksud atau keinginan Xi Jinping. Beruntung Xi Jinping mampu menunjukkan kepribadiannya yang berbudaya tradisional, apalagi ada rumor yang menyebutkan bahwa Xi Jinping bakal mengambil tindakan besar mengejutkan dalam waktu dekat, tampaknya ini bukan suatu kesengajaan,” jelas Yang Guang.

Artikel ‘Tindakan Besar Mengejutkan’ tulisan Zijing Laihung pada 6 Oktober 2015 juga memberi sinyal bahwa Xi Jinping mungkin akan mengambil tindakan besar mengejutkan bila nanti kondisi sudah matang atau menguntungkan.

Ren Zhiqiang, mantan Dewan Komisaris Hua Yuan Group (Real Estate Developer) yang mengaku pernah menjadi murid Wang Qishan, dalam artikelnya yang dimuat dalam situs Sina pada Hari Kemerdekaan RRT, Kamis (1/10/2015) mengnyebutkan bahwa Partai Komunis Tiongkok Tidak Sama dengan Tiongkok. Artikel sensitif ini langsung menarik perhatian banyak pihak dalam dan luar negeri.

Departemen Propaganda Tiongkok sudah lama berusaha untuk menekan Ren Zhiqiang tetapi tidak berhasil karena ia memiliki hubungan erat dengan banyak orang kuat dalam pemerintahan. Bahkan pandangan Xi Jinping juga memiliki kesamaan dengannya. Banyak opininya bisa diterima (terutama terhadap beberapa pandangan yang belum dipublikasikan). Demikian Zijing Laihung menulis dalam artikelnya yang berjudul Tindakan Besar Mengejutkan.

Orang-orang dalam Departemen Propaganda sendiri tahu persis bahwa berita-berita yang mereka rilis kepada publik itu kebanyakan adalah berita bohong yang dibuat-buat demi kebutuhan kondisi, dan tidak sejalan dengan kemauan ‘Boss’.

Walau tulisan atau pandangan Ren Zhiqiang itu bisa dianggap mengada-ada, namun itu belum tentu bukan pandangan yang berasal dari Xi Jinping. Alasannya adalah mengapa tulisan-tulisannya itu dibiarkan beredar dan tidak ditindak pemerintah?

Yang Guang kepada Secretchina juga mengatakan bahwa berita-berita itu tidak mungkin bisa muncul tanpa alasan. Ren Zhiqiang mungkin saja mengekspresikan sikap maupun pandangan Xi Jinping dan Wang Qishan sekarang. Bukan tidak mungkin Xi Jinping menyadari kemunafikan komunisme terhadap umat manusia, sehingga memandang perlu untuk mengambil tindakan tergas berupa membubarkan partai itu, menangkap Jiang Zemin, Zeng Qinghong beserta kelompok mereka yang tangannya ternoda darah rakyat Tiongkok. demi terealisasinya China Dream yang ia cita-citakan, membuka era baru bagi Tiongkok. (Secretchina/sinatra/rmat)

Share

Video Popular