Menurut studi terbaru yang dilakukan oleh para peneliti di University of Canberra, Australia, dipublikasikan dalam British Journal of Sports Medicine, peradangan kronis yang disebabkan oleh akumulasi kolesterol dalam sel-sel dari sistem kekebalan tubuh bisa menjadi faktor utama tendonitis dan nyeri kronis.

Setelah menganalisis 1.607 artikel ilmiah pada subjek yang diterbitkan antara tahun 1973 dan 2014, para peneliti menemukan bahwa dibandingkan dengan orang-orang yang tendonnya tidak ada masalah, mereka yang struktur tendon abnormal memiliki lebih banyak lemak dalam darah ( lipid).

Para ahli percaya bahwa “tekanan mekanis” yang disebabkan oleh obesitas, keberadaan lemak tubuh berlebihan, penggunaan paksa tendon dalam olahraga adalah penyebab utama dari tendonitis, meskipun faktor-faktor ini tidak menjelaskan semua kasus.

Keluarga hiperkolesterolemia dan tendonitis

Orang-orang dengan tingkat kolesterol tinggi karena sebab genetik (hiperkolesterolemia familial, atau HF) juga akan memiliki risiko lebih menderita sakit tendon.

Selain itu, orang dengan riwayat lipid yang tidak baik akan sangat rentan terhadap cedera tendon dan nyeri muskuloskeletal di lengan.

Dua dari tiga studi yang menganalisis ketebalan tendon Achilles menunjukkan bahwa orang-orang dalam profil lipid yang tidak baik lebih padat dari tendon lainnya.

Share

Video Popular