JAKARTA – Hari Sumpah Pemuda yang diperingati setiap 28 Oktober menjadi momentum untuk menorehkan kepribadian dan kepribadian pemuda-pemudi Indonesia yang heroik dan bermoral. Dorongan kepada generasi muda-mudi untuk terus menggoreskan tinta kebhinekaan, keberagaman dan keselarasan menjadi tantangan pemuda Indonesia.

Mengutip pernyataan tokoh Sayidina Ali bin Abi Thalib, Dewan Penasehat Rumah Aliansi Pemuda Indonesia Hebat (RAPIH) KH. Maman Imanulhaq sosok pemuda adalah orang yang mengatakan bahwa ia adalah dirinya sendiri bukan bapakanya atau keluarganya. Artinya, bangsa Indonesia membutuhkan pemuda yang percaya pada dirinya sendiri.

“Pemuda yang mengatakan ini aku maka lahirlah Bung Karno dan Syahrir,” ujarnya  dalam acara yang digelar RAPIH bertemakan “Api Kebangkitan Pemuda Kreatifitas Tanpa Batas Pemuda Indonesia yang Bermoralitas di Waduk Pluit, Jakarta Utara, Jumat (30/10/2015).

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa itu mencontohkan ketika saat-saat tokoh NU KH Wahid Hasjim tidak lagi menjabat menteri, lalu Wahid dengan gagah dan tulus meninggalkan kenderaan dinas kementerian selanjutnya dengan perkasa mengayuh sepeda pribadinya keluar dari Istana Negara.

Indonesia, bagi Maman, tak akan hancur ketika terjadi bencan di mana-mana, namun hal yang paling menghancurkan bangsa Indonesia adalah kebejatan moral para pemimpin-pemimpin bangsa dan koruptor.

Ketua Adat Jawa Barat itu juga menceritakan tentang lingkungannya selama di Pesantren Al-mizan, Majalengka, Jawa Barat yang mengajarkan keberagaman, keselarasan dan menerima berbagai golongan yang memiliki keyakinan berbeda mulai Yahudi, Kristiani dan Budha. Hal demikian diharapkan menjadi pembuka cakrawala bagi generasi muda akan kebhinekaan bangsa Indonesia.

“Hari ini kita lihat ada bencana dimana-mana Indonesia tidak akan hancur karena bencana, akan hancur karena kebejatan moral pemimpin yang korupsi,” tuturnya.

Peringatan hari sumpah pemuda yang digelar oleh Rumah Aliansi Pemuda Indonesia Hebat (RAPIH) ini digelar bersama Kreasi Rumah Indonesia Hebat. Kegiatan ini turut dimeriahkan oleh senam bersama Falu Dafa, Tian Guo Marching Band dan Genderang pingggang dari praktisi Falun Dafa serta sejumlah budaya kesenian lainnya. (asr)

Share

Video Popular