Statistik menunjukkan bahwa penyebab nomor satu tingkat kematian yang terus meningkat adalah serangan jantung kemudian stroke dan gangguan kesehatan lainnya. Penelitian juga menjelaskan bagaimana kematian ini disebabkan karena kelalaian dan tidak mengetahui tanda-tanda serangan jantung. Di dunia, ada kurang dari 70 persen orang yang sadar akan tanda-tanda atau gejala serangan jantung.

Neyeri dada, napas yang tidak teratur dan sesak napas, keringat berlebihan adalah beberapa indikasi umum. Tapi, apakah Anda tahu apa yang harus dilakukan ketika Anda sendirian dan mendapatkan serangan jantung?

Berikut cara-cara yang akan membantu Anda mengenali tanda-tanda serangan jantung, dan apa yang harus dilakukan untuk tetap bertahan ketika mendapat serangan jantung.

Gejala klasik

Jika Anda mengalami nyeri dada yang parah di bagian tengah atau dada sebelah kiri itu adalah tanda pertama dari serangan jantung. Rasa sakit ini, dapat berlangsung selama 20 menit dan itu akan menyebar pada lengan kiri atas leher atau rahang.

Berkeringat secara berlebihan

Jika berkeringat secara berlebihan, ini juga merupakan salah satu gejala dari serangan jantung, dan jangan Anda mengabaikan.

Minta bantuan

Ketika Anda mengalami serangan jantung, hal pertama yang Anda lakukan adalah segera meminta bantuan dari orang terdekat Anda atau memanggil ambulan. Jika Anda sedang mengemudi, pastikan untuk menepi terlebih dahulu dan segera meminta bantuan.

Mengonsumsi Aspirin

Penelitian menyatakan bahwa dengan mengonsumsi aspirin ketika mendapat serangan jantung secara tiba-tiba, dapat membantu untuk meningkatkan kemungkinan dari bertahan hidup.

Mencoba cara pernapasan

Salah satu cara untuk bertahan saat serangan jantung adalah dengan cara bernapas. Tarik napas dalam-dalam lalu batuk dengan keras setiap 2 detik. Batuk terus menerus dengan kuat. Caranya adalah mengambil napas secara dalam-dalam dan kemudian batuk secara berat setiap 2 detik. Batuk secara terus-menerus dengan sekuat tenaga.

Memberikan tekanan pada jantung

Memberikan tekanan dengan cara menekan pada jantung untuk membantu mengembalikan detak jantung. Cara kecil ini akan membantu untuk bertahan ketika mendapat serangan jantung saat sendirian.

Batuk, batuk dan batuk

Meskipun secara ilmiah belum terbukti menjadi solusi untuk bertahan dari serangan jantung. Dalam kasus yang jarang terjadi di mana jantung berdetak sangat lambat dari mekanisme refleks yang abnormal, batuk dapat membantu mengembalikan irama jantung normal. Para ahli menyatakan bahwa batuk yang kencang pada saat serangan jantung dapat membantu untuk bertahan.(Anai)

Share

Video Popular