Microsoft berencana memulihkan nama “pengguna gelap” windows bajakan, agar mereka bisa menggunakan OS Windows secara legal. (JUNG YEON-JE/AFP)

Menggunakan komputer rakitan? menggunakan software Windows 7 atau Windows 8 bajakan? menurut sumber terkait, Microsoft berencana memulihkan nama pengguna gelap windows bajakan, agar mereka bisa menggunakan OS Windows secara legal. Melansir laman jurnal “PC World” (29/10/2015), Microsoft tengah mempertimbangkan memulihkan nama “pengguna gelap” yang menggunakan Windows 7 atau Windows 8 bajakan.

Pada Kamis bertepatan 29 Oktober lalu, Microsoft mengatakan sedang melakukan sebuah percobaan, agar para pengguna Windows 7 atau pun Windows 8.1 bajakan bisa mengunduh (Windows) versi asli berlisensi di situs resmi Microsoft, atau menggunakan license key dari distributor pihak ketiga. Sehingga dengan demikian, para “pengguna gelap” ini bisa meng-upgrade sistem operasi ke Windows 10.

Terry Myerson, wakil presiden eksekutif sistem operasi microsoft mengatakan dalam blognya : “Kami ingin menyambut sebanyak mungkin konsumen agar dapat bergabung dalam ekosistem Windows. Peningkatan ini berlaku bagi mereka yang sudah menginstall Windows 7, Windows 8.1, dan Windows Phone 8.1. Perlu diingat juga upgrade gratisan ini cuma berlaku ketika Anda mengupgradenya di tahun pertama setelah Windows 10 diluncurkan pada musim panas mendatang.”

“Lewat setahun, maka akan ada biaya yang harus dibayar untuk mengadopsi Windows 10. Upgrade ini ternyata juga berlaku untuk OS Windows bajakan. Sistem update yang digunakan ternyata tidak akan membedakan jenis versi yang akan diupdate ke Windows 10. Itu termasuk Windows 7 dan 8 yang digunakan secara ‘tidak resmi’ atau bajakan tersebut.”

Maret lalu, pihak Microsoft sempat menyatakan, bahwa pengguna yang menggunakan Windows 7 atau Windows 8.1 bajakan dapat meng-upgrade ke Windows 10. Namun bersamaan dengan itu juga mengklarifikasi, bahwa para pengguna seperti itu, sistem operasi yang digunakannya masih versi unauthorized.

Sejauh ini, masih belum diketahui secara jelas berapa jumlah pengguna software bajakan di dunia. Namun, menurut pernyataan Business Software Alliance, bahwa dari 10 program software di dunia pada 2010, ada 4 software bajakan. Jika Microsoft membebaskan “pengampunan” atas penggunaan perangkat bajakan, dipastikan akan mengurangi rasio ini secara signifikan. Harga jual Windows 10 Home di Amazon dipatok 110 dolar AS ; sementara Windows 10 Pro di situs resmi Microsoft dibanderol 200 dolar AS.

Melalui legalisasi pengguna bajakan untuk meng-upgrade ke Windows 10, agar mereka tahu secara jelas jumlah pengguna bajakan. Setelah itu, baru memberi panduan pada orang-orang ini untuk membeli perangkat lunak yang resmi, pungkas Terry Myerson, wakil presiden eksekutif sistem operasi microsoft

Dalam pernyataannya, Microsoft menegaskan, bahwa Windows asli, adalah software (Windows) yang terbaik. Sedangkan Windows non-resmi bukan dikeluarkan oleh Microsoft, juga tidak mendapatkan warranty, atau tidak mendapatkan dukungan resmi dan Microsoft Certified Partner. Menurut para ahli industri, bahwa menggunakan software bajakan, meningkatkan risiko bocornya informasi pribadi dan risiko lainnya, selain itu juga buruknya performa perangkat lunak.

Terakhir Microsoft juga mengingatkan, bahwa pengguna yang resmi bisa setiap saat mendapatkan informasi update Windows terbaru dari Microsoft. Bagi mereka yang telah menginstal versi terbaru, di masa mendatang bisa terus menikmati Scheduling Option versi terbaru. (Epochtimes/Jhon/asr)

Share

Video Popular