- Erabaru - http://www.erabaru.net -

Protein Kedelai Dapat Melindungi dari Osteoporosis

Mendapatkan banyak protein kedelai dari makanan, atau mengambil suplemen kedelai, bisa membantu melindungi wanita setelah menopause dari osteoporosis, hasil awal dari studi baru menunjukkan.

Perempuan menjadi lebih mungkin untuk mengalami osteoporosis, yang membuat tulang lemah dan rapuh, setelah menopause. Itu karena tubuh mereka kurang menghasilkan estrogen, yang melindungi terhadap kehilangan massa tulang.

Beragam makanan kedelai – seperti lentil, kacang merah, kacang lima, kacang fava, dan buncis – mengandung isoflavon, yang memiliki struktur dan fungsi yang mirip dengan estrogen. Maka, sebuah tim peneliti yang dipimpin oleh University of Hull, Inggris, bertekat untuk mengetahui apakah kedelai dan isoflavon dapat membantu melindungi wanita dari osteoporosis.

Mereka memberi 200 wanita yang 2 tahun dari awal menopause baik 30 gr protein kedelai dan 66 miligram isoflavon, atau 30 gr protein kedelai saja, setiap hari selama 6 bulan. Mereka kemudian memeriksa massa tulang perempuan dengan memeriksa tanda-tanda tertentu, atau “penanda” dalam darah mereka.

Mereka menemukan bahwa wanita pada diet kedelai dan isoflavon memiliki tingkat lebih rendah dari satu penanda tertentu daripada perempuan yang mengonsumsi kedelai saja. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat mereka kehilangan massa tulang melambat dan menurunkan risiko terkena osteoporosis. Wanita yang mengonsumsi protein kedelai dan isoflavon juga memiliki tanda-tanda lebih sedikit dari risiko penyakit jantung dibandingkan mereka yang mengonsumsi kedelai saja, kata peneliti.

“Kami menemukan bahwa protein kedelai dan isoflavon adalah pilihan yang aman dan efektif untuk meningkatkan kesehatan tulang pada wanita selama awal menopause. Tindakan kedelai tampaknya meniru seperti obat osteoporosis konvensional,” kata pemimpin peneliti Thozhukat Sathyapalan, MD. “Melengkapi makanan dengan isoflavon dapat menyebabkan penurunan yang signifikan jumlah perempuan yang didiagnosis dengan osteoporosis.”

Tulang rapuh adalah penyebab sekitar 9 juta patah tulang di seluruh dunia setiap tahun. The National Osteoporosis Foundation, AS, memperkirakan tahun lalu bahwa lebih dari 10 juta orang dewasa AS yang berusia lebih dari 50 mengalami osteoporosis atau osteopenia.

Penemuan ini dipresentasikan di konferensi tahunan Society for Endocrinology’s di Edinburgh, Skotlandia.

Para peneliti mengatakan mereka sekarang ingin menyelidiki dampak kesehatan jangka panjang dari menggunakan protein kedelai dan suplemen isoflavon , dan apakah ini mungkin juga memiliki manfaat kesehatan lainnya.

Temuan ini dipresentasikan di konferensi kedokteran. Mereka harus dianggap sebagai awal proses, belum menjalani “kajian sejenis”, dari para ahli di luar peneliti sebelum dipublikasikan dalam jurnal kedokteran.