Pembatalan penerbangan di Bandara Ngurah Rai (Foto : I Wayan Manuh)

BADUNG – Abu vulkanik yang melanda Bali membuat Bandara Internasional Ngurah Rai harus ditutup sementara waktu. Abu vulkanik ini berasal dari letusan Gunung Barujari di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Gunung ini merupakan anak dari Gunung Rinjani.

Berdasarkan surat edaran General Manager PT.Angkasa Pura I, Trikora Harjo mengumumkan perpanjangan penutupan Bandara. Sebelumnya, Ngurah Rai ditutup berdasarkan Notice to Airman A2470/15, penutupan berlaku 4 November 2015 pukul 07.05 WIB sampai dengan 5 November 2015 pukul 07.45 WIB.

“Bandara ditutup sementara hingga Jumat sekitar pukul 08.45 Wita,” kata Trikora Harjo di Kuta, Badung, Kamis (5 /11 2015).

Antrean yang terjadi di bandara internasional Ngurah Rai, Denpasar, Bali (Foto : I Wayan Manuh)
Warga yang sedang mengurus tiket penerbangan mereka di sebuah counter maskapai penerbangan (Foto : I Wayan Manuh)

Adanya pengumuman ini berdasarkan NOTAM nomor:A2479/15 tanggal 5 November 2015, maka semua operasional penerbangan baik datang dan berangkat dibatalkan. Pantauan Epochtimes di lapangan, tampak antrean para penumpang di Bandara Ngurah Rai yang hendak mengambil uang tiket atau menjadwalkan kembali perjalanan mereka.

Beberapa penumpang asing di kantor pelayanan maskapai Garuda mengeluhkan antisipasi pelayanan situs Garuda Indonesia. Meskipun adanya pembatalan sejumlah penerbangan Garuda, namun di situs Garuda masih belum mengikuti perkembangan terkini.“Saya sudah cek tadi pagi situsnya mengatakan penerbangan on time, padahal bandara tutup,” kata Joey dari Irlandia.

Abu Vulkanik yang ada di Kuta Selatan, Badung, Bali (Foto : I Wayan Manuh)

Hal Serupa disampaikan oleh wisatawan Rossana dari Tenesse, Amerik Serikat yang akan menuju ke Jakarta. Dia mengeluhkan taxi bandara yang tidak mau memakai meter bahkan mematok harga mahal hanya mau ke hotel dekat bandara.

Erupsi Barujari juga terlihat masih menyebar pada sejumlah area di kawasan Bandara Ngurai Rai. Mobil-mobil yang terparkir di area Bandara juga terpapar abu vulkanik. Informasi BMKG dan Volcanic Ash Advisory Center (VAAC) di Darwin, Australia juga melapokan sebaran vulkanik barujari juga mengarah ke pulau Bali khususnya Bandara Ngurah Rai.

Penutupan Bandara Ngurah Rai Rabu lalu menyebabkan 692 jadwal penerbangan untuk rute domestik dan internasional dibatalkan. Akibatnya ribuan calon penumpang terpaksa harus tertahan di Bandara internasional itu.

Erupsi Gunung Barujari yakni anak Gunung Rinjani yang terletak di dalam wilayah Kabupaten Lombok Timur, Lombok Tengah dan Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat terjadi pada Selasa (3/11/2015). Tinggi letusan mencapai sekitar 3.500 meter dpal atau sekitar 1.000 meter atas Kawah Barujari. Pada Rabu (4/11) pukul 02.45 WITA kembali terjadi erupsi. Sebaran abu ke arah Barat Daya hingga Barat Laut dari pusat letusan dengan kecepatan 10 knots, pada lapisan permukaan hingga ketinggian 14.000 kaki. (I Wayan Manuh/asr)

Share

Video Popular