Pada 2014 lalu, banyak fans Apple mengharapkan satu fitur baru di iPhone 6, yakni anti gores, layar kaca kristal safir buatan yang tahan lama.(AFP)

Pada 2014 lalu, banyak fans Apple mengharapkan satu fitur baru di iPhone 6, yakni anti gores, layar kaca kristal safir buatan yang tahan lama. Namun, ketika itu terjadi pertikaian sengit antara pemasok layar dengan Apple Inc, sebab kualitas layar kaca kristal safir dari pemasok tidak memenuhi persyaratan mutu dari Apple. Jadi, kali ini ada masalah produksi dari pemasok itu sendiri yang menyisakan hutang besar.

Melansir laman “The Wall Street Journal”, GT Advanced Technologies, perusahaan pemasok layar kaca kristal safir telah setuju untuk melelang peralatan yang diproduksi mereka, tapi gagal melelang asetnya. Sehingga akan diambil-alih oleh Apple Inc, dan dibebaskan sebesar 439 juta dolar AS atas beban utangnya agar perusahaan terkait dapat terus menjadi pemasok utama layar kaca kristal safir untuk Apple Inc.

Laman technews.com (4/11/2015) lalu menyebutkan, Bankruptcy Judge perlu menandatangani kesepakatan itu, sementara GT Advanced Technologies akan mengajukan sidang dengar pendapat pekan depan. Jika kesepakatan itu disetujui akan menghilangkan ganjalan antar GT Advanced Technologies dengan Apple Inc.

Kedua perusahaan ini sudah cukup lama perang kata-kata terkait solusi penyelesaian masalah utang. Kedua pihak juga saling berdebat atas masalah kemitraan, hingga pada akhirnya Apple Inc terjebak dalam dilema, sementara GT Advanced Technologies mengalami tekanan berat atas beban hutangnya. Kemudian GT Advanced Technologies mengajukan kebangkrutan tidak lama setelah iPhone diluncurkan. (Jhon/asr)

Share

Video Popular