Beberapa waktu lalu, ilmuwan mengumumkan kasus pertama di dunia terkait penyakit tumor pada manusia yang disebabkan oleh parasit cacing pita yang umum ditemui, sehingga kasus ini mengejutkan ilmuwan sekaligus mengkhawatirkan karena banyak infeksi terkait yang mungkin belum ditemukan.

Menurut kutipan CNA seperti dilansir laman AFP, Atis Muehlenbachs, patologis di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika (US Centers for Disease Control and Prevention) mengatakan: “Kami terkejut ketika menemukan penyakit baru ini, dimana ketika parasit cacing pita di dalam tubuh manusia ini terkena kanker lalu menular ke manusia, akan memicu timbulnya tumor.”

Studi ini dipublikasikan di “New England Journal of Medicine”, sementara itu Muehlenbachs, penulisnya mengatakan : “Menurut kami kasus seperti ini jarang terjadi, tetapi jenis cacing pita ini ada di seluruh dunia, dan jutaan manusia di seluruh dunia sepenuhnya mengalami gejala sejenis human immunodeficiency virus (virus imunodifisiensi manusia, suatu virus yang dapat menyebabkan penyakit AIDS), membuat sistem kekebalan tubuh menjadi lemah. Karena itu tidak tetutup kemungkinan masih banyak kasus penyakit terkait yang belum terdeteksi.”

Laman “The Washington Post” menyebutkan, kasus penyakit pertama melibatkan seorang penderita HIV asal Kolombia, dari tubuhnya tumbuh sejumlah tumor besar. Setelah diiris oleh dokter setempat, ditemukan daya rusak tumor-tumor ini seperti sel-sel kanker, sementara dari aspek lainnya sangat tidak biasa. Di antaranya adalah ukuran dari sel-sel ini 1/10-nya dari sel manusia pada umumnya. Kemudian dokter setempat minta bantuan dari CDC (pusat pengendalian dan pencegahan penyakit).

Untuk kesimpulan awal, kasus seperti itu mungkin merupakan organisme menular modus baru, namun, setelah tim peneliti melakukan puluhan tes terkait, mereka mendapati sel-sel tersebut memiliki DNA-nya Hymenolepis microstoma, demikian kata Muehlenbachs dalam wawancaranya.

Tim peneliti dari CDC menuturkan, penderita asal Kolombia tersebut mungkin tak sengaja menelan beberapa telur cacing pita halus, dan besar kemungkinan melalui kotoran tikus, serangga atau makanan yang terkontaminasi kotoran manusia.

“Ini adalah kali pertamanya kami melihat sel-sel kanker yang tumbuh dari parasit itu menyebar di dalam tubuh manusia, kata Muehlenbachs.

Laman AFP menyebutkan, bahwa penderita asal Kolombia itu bernasib malang, ia meninggal tak lama setelah menjalani perawatan.(Jhn/Yant)

Share
Tag: Kategori: KESEHATAN

Video Popular