Keterangan gambar: Liberty Bell di kota Philadelphia. (foto nps.gov)

Oleh Li Yang

Philadelphia yang disebut-sebut sebagai kota kelahiran Amerika pada Jumat (6/11/2015) ditetapkan oleh Organization of World Heritage Cities (OWHC) sebagai kota warisan dunia sejajar dengan kota Florence, Yelusalem, Kairo, Paris dan lainnya. Predikat itu diperoleh Philadelphia karena kota itu dianggap memberikan pengaruh besar terhadap pembangunan umat manusia. Kota ini sekarang menjadi kota pertama di Amerika yang memperoleh gelar tersebut.

Associated Press melaporkan bahwa organisasi yang melakukan penilaian terhadap kota-kota dunia yang diajukan untuk memenangkan predikat Warisan Dunia mengadakan pertemuan dua tahunan di kota Arequipa, Peru. Akhirnya menetapkan melalui pemungutan suara, Philadelphia kota terbesar kelima Amerika memenagkan predikat kota warisan dunia. Kota yang terkenal dengan Gedung Kemerdekaan (Independence Hall) sudah lama dicatat sebagai warisan dunia oleh UNESCO yang tentunya membuatnya memenuhi syarat untuk bersaingan dalam kompetisi dengan kota dunia lainnya.

Philadelphia merupakan kota tertua dan paling bersejarah di Amerika. Pada abad ke 18, Philadelphia adalah kota terbesar kedua dengan penduduk terpadat di Amerika yang memiliki kepentingan politik dan sosial melebihi kota New York, Boston saat itu.

Ia adalah tempat kelahiran Amerika Serikat dan demokrasi Amerika. Tempat penandatanganan ‘Deklarasi Amerika’ dan ‘Konstitusi Amerika’. Ia juga menjadi ibukota pertama Amerika. Pada 4 Juli 1776 Presiden George Washington menyatakan kemerdekaan Amerika di Philadelphia dan mendirikan ibukota di sana. 11 tahun kemudian (tahun 1787), ‘Konstitusi Amerika’ diperdebatkan dan kemudian ditandatangi dalam pertemuan yang dipimpin oleh George Washington pada 22 Pebruari 1732 – 14 Desember 1799.

Menurut situs resmi UNESCO bahwa penandatangan dokumen-dokumen penting itu (Deklarasi Kemerdekaan dan Konstitusi Amerika) menyoroti nilai-nilai universal dari demokrasi dan kebebasan yang berpengaruh besar terhadap perkembangan Amerika bahkan umat manusia di dunia.

Liberty Bell yang merupakan simbol dari semangat Amerika. Pada 4 Juli 1776, konggares kontinental mengesahkan ‘Deklarasi Kemerdekaan’ setelah membunyikan lonceng yang ditempatkan di atas gedung parlemen di kota Philadelphia. Liberty Bell tersebut menggemakan suara kemerdekaan dan kebebasan bagi Amerika.

Selain itu, Philadelphia adalah kota bersejarah. Dari sana Bank, Bursa Efek dan rumah sakit pertama Amerika dilahirkan. Ia juga memiliki museum yang paling terkenal dan kelompok-kelompok seni, lembaga pendidikan tinggi terbaik kedua Amerika, termasuk Universitas Pennsylvania yang tergabung dalam asosiasi Ivy League yang bergengsi. Juga memiliki jumlah gedung tua yang dibangun pada abad ke 18 dan 19 paling banyak di Amerika.

Penanggungjawab Museum Arkeologi dan Antropologi Universitas Pennsylvania, Richard Hodges 3 tahun lalu mengangkat pertanyaan, “Mengapa Philadelphia tidak dijadikan kota warisan dunia?”

Setelah itu, walikota Philadelphia bersama para pemimpin bisnis membentuk organisasi dengan tujuan untuk mengkampanyekan kota Philadelphia untuk mendapat pengakuan dari OWHC sebagai kota warisan dunia.

Sekretaris OWHC, Denis Ricard telah mengunjungi kota Philadelphia tahun lalu, melihat dan mengalami sendiri perubahan dan transformasi dari kota tersebut. Ada pengacara lokal berpendapat bahwa sebagai kota warisan dunia, Philadelphia memiliki lebih banyak peluang untuk menciptakan kerjasama dan pertukaran budaya, akan mendorong kemajuan industri pariwisata yang semestinya perlu digarap.

Pejabat kota Philadelphia mengatakan bahwa terpilihnya kota ini menjadi kota warisan dunia akan bermanfaat bagi pertumbuhan industri pariwisata dan meningkatkan pendapatan masyarakat kota dari bisnis pariwisata. (sinatra/rmat)

Share

Video Popular