Keterangan foto: ‘Sistem Senjata Status-6’ sebuah dokumen rahasia militer Rusia yang bocor karena terkena shooting kamera TV dan disiarkan. (Video screenshot)

Dua stasiun televisi Rusia baru-baru ini ketika menyiarkan pertemuan anggota Pertahanan Rusia, tanpa sengaja telah membocorkan dekumen rahasia tentang torpedo nuklir mereka. Meskipun rekaman gambar tersebut kemudian dihapus, tetapi tidak sedikit situs yang masih mempublikasikannya.

The Guardian Inggris melaporkan, rekaman gambar itu disiarkan oleh stasiun TV yang dikendalikan Kremlin yaitu NTV dan Channel One pada Selasa (10/11/2015) yang diliput dari pertemuan antara Presiden Rusia Vladimir Putin dengan pejabat Departemen Pertahanan di kota Sochi pada Senin (9/11/2015).

Seperti pada gambar yang disiarkan pada Selasa itu, seorang pejabat militer membelakangi kamera sedang melihat sebuah dokumen lebar bergambar yang di atasnya tertera tulisan ‘Status-6’. Meskipun sorotan kamera ke arah itu tidak lama, tetapi banyak dipublikasikan oleh netizen setelah siaran itu. Gambar tersebut kemudian dihapus oleh pihak stasiun TV.

Sebagaimana diketahui bahwa dokumen rahasia yang disorot kamera TV itu adalah sketsa dan data dari senjata Status-6 yang dirancang oleh Rubin, sebuah perusahaan konstruksi kapal selam nuklir yang berada di kota St. Petersburg. Status-6 mampu meluncurkan torpedo nuklir dan mampu membuat berbagai kontaminasi radiasi, membuat daerah yang diserang dalam waktu cukup lama tidak bisa melakukan kegiatan militer ataupun ekonomi.

Juru bicara kepresidenan Dmitry Peskov mengakui kejadian tersebut dan menekankan akan mengambil langkah-langkah pencegahan untuk menghindari terbocornya rahasia militer di waktu mendatang. Tetapi sejauh ini belum diketahui bagaima kedua stasiun TV itu bisa menyiarkan gambar-gambar yang merupakan rahasia militer Rusia. (sinatra/rmat)

Share

Video Popular