David (samaran) yang berusia 37 tahun, sejak kecil selalu dibelenggu masalah rhinitis (peradangan pada selaput lendir hidung), ia ke apotik untuk membeli obat semprot hidung, awal penggunaan memang sangat cepat khasiatnya, namun, tak disangka beberapa minggu kemudian, hidung tersumbatnya malah justru semakin parah, dan setelah didiagnosis, oleh dokter setempat dinyatakan telah menjadi “rhinitis vasomotor /alergi dingin”.

Liao Xiao-zhen, dokter bidang THT dari National Cheng Kung University Hospital, Taiwan, mengatakan, bahwa secara berturut-turut David bersin lebih dari 10 kali setiap pagi, bernapas dengan mulut terbuka saat tidur di malam hari, siang hari lesu tidak bersemangat, tenggorokan kering bersama dengan sensasi adanya benda asing di tenggorokannya.

Pada awalnya, David menggunakan antihistamin oral, belakangan ia ke apotek dan membeli obat semprot hidung. Karena khasiatnya cepat terasa, sehingga membuatnya ketagihan atau sangat bergantung pada obat semprot itu. Namun, setelah beberapa minggu penggunaan secara kontinyu, ia pun merasakan khasiat obat semprot tersebut menurun drastis, hidung tersumbatnya malah justru lebih parah dari sebelum penggunaan obat semprot, dan saat memeriksakan diri ke dokter, kedua rongga hidungnya telah tersumbat parah.

Secara umum, obat semprot hidung itu dibagi tiga jenis, terdiri dari vasokonstriktor, semprotan hidung antihistamin, semprotan hidung steroid, kata dokter Liao Xiao-zhen

Obat semprot hidung yang dijual bebas di toko-toko, lebih banyak didominasi obat semprot hidung jenis vasokonstriktor. Karena dipromosikan tidak mengandung steroid, dan mampu dengan cepat meredakan hidung tersumbat, sehingga sangat disukai konsumen, terutama mereka yang punya gejala hidung tersumbat. Namun, penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan ketergantungan, dan memicu penebalan pada selaput lendir hidung. Rentan membentuk rhinitis medikamentosa, yaitu rebound atau chemical rhinitis, sehingga membuat hidung tersumbat lebih parah, karena itu tidak baik digunakan setiap hari, frekuensi penggunaan dalam satu hari dibatasi sampai tiga kali, namun, jangan menggunakannya lebih dari 10 hari secara berturut-turut.

Obat semprot hidung steroid jenis baru saat ini terutama digunakan pada rongga hidung, tubuh hanya akan menyerap 0,1%, tidak seperti steroid oral yang kemungkinan dapat menyebabkan raut muka bulat seperti bulan purnama, bahu kerbau, glaukoma dan efek samping lainny. Obat semprot hidung jenis steroid, meskipun tidak bisa seketika meringankan gejala alergi hidung, tapi selama 1-2 minggu penggunaan terus menerus, dapat meredakan gejala peradangan pada selaput lendir hidung. Satu-satunya kelemahan dari obat semprot steroid tersebut adalah reaksi khasiatnya tidak akan secepat obat semprot hidung jenis vasokonstriktor.

Dokter Liao Xiao-zhen menyarankan penggunaan obat semprot hidung jenis steroid bagi penderita rhinitis /radang selaput lendir hidung atau alergi rhinitis pada umumnya sekitar tiga bulan. Semprot satu kali sehari, tapi tetap harus secara teratur kembali ke klinik, agar dapat dievaluasi dokter untuk menyesuaikan kembali penggunaan obat atau mengombinasikannya dengan obat oral.(Jhn/Yant)

Share

Video Popular