Keterangan gambar Ilustrasi

Pesawat Eastern Airlines MU 2312 jurusan Beijing – Dalian penerbangan pagi hari pada Jumat (13/11/2015) mengalami gangguan akibat seorang penumpang pria yang menolak mematikan ponsel dan melakukan konflik fisik dengan awak pesawat. Akibatnya pilot terpaksa berbalik arah untuk terbang kembali ke kota asal.

Media Daratan memberitakan bahwa di saat menjelang tinggal landas pramugari pesawat MU 2312 itu menemukan seorang penumpang pria yang terus menggunakan ponsel lalu memintanya untuk segera mematikannya, namun ditolak. Seorang penumpang yang duduk di bangku sebelahnya juga membantu membujuknya, namun tiba-tiba terdengar suara letupan amarah dari pria tersebut yang berkata, “Mengapa tidak boleh dipakai, apa alasan tidak boleh dipakai !”

Tak lama setelah itu penumpang pria mematikan ponselnya, tetapi amarah pria itu tidak mereda dan terus mengeluarkan pembicaraan keras bahkan hampir seperti berteriak dan melakukan konflik fisik dengan awak pesawat, menyebabkan muka, lengan dari awak pesawat mengalami luka. Oleh sebab itu pilot memutuskan untuk “balik kanan” terbang kembali ke Beijing.

Pria itu kemudian dibawa oleh polisi Bandara Internasional Capital Beijing untuk diinterogasi dan dikenakan hukuman kurungan badan selama 10 hari.

Penumpang yang tidak mengindahkan peraturan penerbangan atau saling memukul hanya karena soal kecil memang belakangan ini sering diekspos media. Netizen mengharapkan agar kejadian yang mengganggu kepentingan umum, mempengaruhi jadwal penerbangan dan sebagainya dapat dikenakan hukuman yang lebih berat. Netizen lain mengusulkan agar nama-nama mereka itu dimasukkan ke daftar hitam penerbangan agar untuk seterusnya tidak bisa naik pesawat terbang lagi. (sinatra/rmat)

Share

Video Popular