Ilustrasi Windows 10 (Jung Yeon-Je/AFP)

Beberapa waktu lalu Microsoft telah merilis “November Update” dari versi update pertama pada Windows 10. Selain peningkatan performa dalam update kali ini, masih ada sejumlah fitur yang ditingkatkan, di antaranya asisten digital Cortana, browser Microsoft Edge, Skype dan sebagainya, serta kemampuan manajemen IT baru yang lebih baik. Pengguna akan merasakan sensasi peningkatan kecepatan komputer.

Update kali ini, Microsoft tidak lagi menggunakan istilah Service Pack (SP) untuk update besar Microsoft, tapi menggantinya dengan istilah “November update”, karena Microsoft menggunakan pola “Windows as a service”, yang akan terus merilis pembaruan software. Pihak Microsoft mengatakan, seiring dengan pengguna yang terus memberikan feedback (umpan balik), Windows 10 akan mendapatkan perbaikan secara kontinyu.

Setelah update Windows 10, kecepatan start komputer akan menjadi lebih cepat, foto yang lebih jelas, pengaturan pengingat jadwal semakin mudah, dan sistem kerja komputer akan lebih lancar. Namun, antar muka tidak akan banyak perubahan. Microsoft memilih Build 10586 sebagai Windows 10 Threshold 2 untuk versi November Update-nya, dan telah banyak memperbaiki masalah Bug di dalamnya.

Pekan lalu, Microsoft telah merilis ke member insider terlebih dahulu untuk diuji coba. Sementara untuk versi resmi, akan diluncurkan kepada pengguna Windows 10 melalui mekanisme Windows update mulai Kamis (12/11/2015). Microsoft menuturkan, bahwa setelah update, kinerja dalam menjalankan semua tugas pada perangkat yang sama jauh lebih cepat dari Windows 7, misalnya waktu mengaktifkan/menyalakan komputer jauh lebih cepat 30% dari sebelumnya.

Versi update kali ini, fitur asisten suara Cortana telah ditingkatkan. Pengguna dapat menulis catatan di notebook Cortana, selain itu, Cortana juga dapat mengidentifikasi nomor telepon, email dan alamat di dalamnya, membantu pengguna mengatur alert terkait. Cortana juga mampu melacak gerakan pengguna (seperti misalnya sedang menulis, mencari film, e-mail dan sebagainya), mengingatkan pengguna tepat waktu, agar pengguna bisa tiba tepat pada waktunya di menu yang dimaksud.

Selain itu, Cortana juga bisa mengirimkan berbagai notifikasi, sehingga komputer dan ponsel Windows 10 dapat menerima notifikasi. Cortana bahkan bisa secara otomatis membuat computer masuk dalam mode sleep ketika pengguna meninggalkan computer. Saat ini, Microsoft juga memberikan support Cortana ke berbagai negara termasuk Jepang, Australia, Kanada dan India dalam Bahasa Inggris dengan fitur yang disesuaikan di masing-masing negara.

Sejak diluncurkan 29 Juli lalu, hingga sekarang sudah lebih dari 110 juta unit perangkat di seluruh dunia telah menjalankan sistem operasi Windows 10, dan Windows 10 telah menjadi versi Windows Microsoft yang paling cepat dan universal. Perusahaan riset pasar Gartner memprediksi, sampai tahun 2017 nanti akan ada 50% perusahaan mulai menanamakan Windows 10 sebagai sistem operasinya. Microsoft menargetkan 1 miliar unit (perangkat/komputer) yang menjalankan Windows 10 pada 2018 mendatang, di antaranya termasuk ponsel, tablet, PC, Xbox dan sebagainya. (Jhon/asr)

Share

Video Popular