Oleh: dr. Patricia A. Muehsam

Beberapa pemikiran tentang penyembuhan mungkin dapat menginspirasi Anda untuk menemukan tuntunan penyembuhan dari dalam ke luar.Semua penyembuhan sebenarnya berkaitan dengan penyembuhan emosional. Secara harafiah dapat dikatakan sebagai “pekerjaan dari dalam.”

Bagaimana emosi menyebabkan penyakit

Menahan emosi dapat menyebabkan penyakit. Bagaimana penyakit ini termanifestasikan dalam diri kita, sepenuhnya tergantung individu masing-masing. Melepaskan emosi dapat menyembuhkan penyakit. Bahkan kanker. Bahkan penyakit-penyakit yang oleh pengobatan Barat dianggap tidak dapat disembuhkan.

Mungkin pemikiran semacam ini terdengar mustahil, namun semua ini telah didokumentasikan dengan baik melalui beragam perangkat investigasi ilmu pengetahuan Barat, dan juga ditemukan dalam prinsip-prinsip penyembuhan tradisional di seluruh dunia.

Kemarahan, ketakutan, dan kesedihan adalah emosi utama yang mungkin dapat menyebabkan penyakit. Ketiganya adalah perasaan yang wajar dan alamiah, dan kita semua merasakannya sebagai aspek alamiah dari sisi kemanusiaan kita. Namun ketika perasaan-perasaan ini tertinggal di dalam tanpa ada kesempatan untuk diekspresikan dan dilepaskan, mereka dapat membuat getaran di dalam tubuh dan pikiran kita yang akan mengganggu keseimbangan homeostatik.

Ketidakseimbangan ini dapat terekspresi dengan sendirinya ke dalam sinyal tubuh-pikiran. Saya menggunakan istilah tubuh—pikiran sebab sinyal ini dapat mengekspresikan dirinya ke dalam sinyal fisik atau sebagai sinyal emosional, atau keduanya. Ketika sinyalnya mengeras, dalam istilah ilmu kedokteran Barat kita menamakannya sebagai sebuah penyakit.

Emosi tertahan

Darimana datangnya emosi yang tertahan? Itu tergantung dari pandangan Anda tentang konsep kehidupan.

Pertama, emosi itu mungkin datang dari pengalaman traumatis yang kita alami di kehidupan masa kini.Seringkali, pada masa awal kanak-kanak, hal ini terjadi setelah kita melalui keadaan saat belum memiliki kesadaran diri, menjadi waspada, sensitif, dan beradaptasi dengan pengalaman di sekitar kita.

Kita mungkin mengalami hal yang menyakitkan secara emosional, dan respon alamiah adalah salah satu cara untuk melindungi diri kita dan menekan emosi ini dalam-dalam.

Sumber tekanan emosi yang lain mungkin berasal dari pengalaman pada kehidupan yang lalu. Jika konsep ini cukup menantang, saya minta Anda untuk menunda semua ketidakyakinan Anda dan teruslah membaca. Ada beragam badan riset yang mendukung kebenaran fenomena ini, yang diadakan para peneliti ternama, terutama para fisikawan dan insinyur. Sekali lagi, pembahasan secara detail di luar jangkauan yang kita bicarakan di sini, namun silahkan menulis secara mendetail jika Anda tertarik.

Pengalaman di kehidupan masa lampau yang traumatis dan tidak dapat disembuhkan selama inkarnasi masa lampau mungkin telah terbawa oleh kita bersamaan saat kita memasuki pikiran dan tubuh kita saat ini di kehidupan ini.

Menariknya, pandangan akan kehidupan masa lampau diperkenalkan oleh penyembuhan tradisional yang paling umum. Penyembuhan tradisional ini mengakomodasi dan memanfaatkan gagasan dalam pemahaman dan penanganan akan kesehatan dan penyakit.

Acapkali lebih mudah memberikan contoh pengobatan Barat, sebagai pertimbangan awal pemeriksaan tubuh, gejala-gejala yang timbul, atau penyakit. Memusatkan perhatian pada tubuh dapat dianggap sebagai titik awal penyembuhan dan transformasi di berbagai tingkat. Namun tanpa kita melakukan pendekatan sampai ke akar dan keterkaitan emosional, kita tidak dapat menyembuhkan secara menyeluruh di berbagai tingkat.

Pikiran, emosi, dan gejala fisik kita berkaitan sangat erat. Pengamatan ini telah didokumentasikan dengan baik oleh ilmu pengetahuan Barat dan juga didapatkan pada prinsip-prinsip tradisi penyembuhan global.

Yang paling terkenal di Barat adalah Pengobatan Tradisional Tiongkok (PTT) dan Ayurveda, dua sistem yang melandasi pijakan kita. Kedua sistem ini menghubungkan gejala-gejala tubuh dan emosi. Pada Pengobatan Tradisional Tiongkok, paru-paru dianggap sebagai “gudang” kedukaan, hati berkaitan dengan amarah, dan ginjal berkaitan dengan ketakutan. Pada Ayurveda, vata dosha menghasilkan radang sendi dan kegelisahan; pitta berkaitan dengan luka dan amarah. Mungkin berguna bila memertimbangkan keterkaitan ini saat merefleksikan keprihatinan kesehatan Anda.

Beragam cara untuk mendapatkan kesembuhan

Beberapa piranti dan teknik penyembuhan mungkin bersifat “pasif”, sedangkan lainnya bersifat “aktif”. Pendekatan pasif adalah teknik penyembuhan yang dilakukan terhadap Anda, seperti akupunktur dan pemijatan. Sedang pendekatan aktif adalah teknik penyembuhan yang dilakukan oleh diri Anda sendiri, seperti pranayama, atau latihan pernapasan. Teknik penyembuhan aktif dapat benar-benar menghasilkan kekuatan, namun pendekatan pasif pun berguna. Terkadang pengalaman diperlukan untuk mengubah kondisi tubuh-pikiran tanpa melakukan banyak usaha.

Pernapasan dan makanan

Napas adalah bahan bakar dan kekuatan hidup dari tubuh dan pikiran kita. Pengetahuan Barat telah mendokumentasikan hubungan antara sistem pernapasan dan kesehatan fisik dan emosional. Menariknya, ini adalah prinsip yang tidak dapat dipisahkan dari tradisi penyembuhan global. Qi dan prana berturut-turut dipertimbangkan sebagai “kekuatan hidup” Pengobatan Tradisional Tiongkok dan Ayurveda. Tanpa bernapas, kita tidak akan eksis.

Pernapasan yang menyimpang menyebabkan penyakit, pernapasan optimal menambah kemungkinan penyembuhan. Mempelajari pernapasan alami sebagus teknik pernapasan khusus dapat memengaruhi kondisi tubuh-pikiran, emosional kita, dan dapat menjadi saluran untuk penyembuhan emosional.

Makanan adalah obat bagi tubuh dan pikiran kita. Semua makanan akan memengaruhi kondisi emosional kita. Pengaruh ini sangat spesifik bagi tiap pribadi. Hippocrates, yang dianggap sebagai bapak pengobatan Barat, menuliskan konsep ini. Dia meyakini bila “makanan adalah ilmu kedokteran kita dan makanan obat kita” dan juga mempercayai bahwa “Lebih penting mengetahui seorang pasien telah menderita suatu penyakit daripada mengetahui apa penyakit pasien”.

Terapi khusus

Teknik terapetik apa pun akan memengaruhi tubuh dan pikiran, oleh karena itu mengolah tubuh dan pikiran. Hal ini sangat sering terjadi dalam ilmu kedokteran Barat. Ada banyak pendekatan, perangkat, teknik, dan sistem. Berikut ini sejumlah daftar terapi, bukan penelitian secara mendalam, hanya untuk pertimbangan Anda saja.

Teknik kesehatan energi; teknik psikologi energi; terapi yang berpusat pada tubuh seperti Rolfing; penanganan Ayurvedik dan pengolahan tubuh; pendekatan Pengobatan Tradisional Tiongkok, termasuk akupunktur; terapi manual seperti siropatik dan osteopati, pengobatan kondisi emosional seperti aroma bunga; terapi herbal; homeopati; variasi teknik dari tradisi yoga; terapi kehidupan masa lalu; terapi pernapasan; terapi kreativitas ekspresi diri; terapi menulis dan jurnalistik; terapi gerakan. Beberapa diantaranya memerlukan instruktur, namun sebagian yang lain dapat dilakukan sendiri.

Beberapa saran akhir: berhati-hati dan bersabarlah dengan diri Anda. Penyembuh terbesar ada dalam diri Anda, bukan di tempat praktek semua dokter atau di semua bidang teknik atau sistem. Penyembuhan adalah perjalanan dari eksplorasi dan pertumbuhan, perjalanan yang hanya dan selalu diarahkan pada rasa yang lebih besar pada kesehatan. (Feb/Yant)

dr. Patricia A. Muehsam adalah seorang dokter dan penulis yang tinggal di Kota New York.

Share

Video Popular