Keterangan gambar: Di konstelasi Virgo yang berjarak sekitar 50 juta tahun cahaya jauhnya dari bumi, galaksi M87 (Messier 87) menunjukkan perubahan siklus terang – gelap yang signifikan, bagaikan “denyut jantung” manusia.( NASA, ESA, & Hubble Heritage Team)

Oleh: Lin Yan

Astronom menemukan sebuah galaksi yang memiliki “denyut jantung”, irama jantungnya terdeteksi berdetak sekali setiap 270 hari, dan diperkirakan “denyut jantungnya” tidak akan berhenti. Laman scienceworldreport pada Senin (16/11/2015) lalu menyebutkan, untuk pertama kalinya, ilmuwan dari Universitas Yale, Amerika Serikat mendeteksi frekuensi “denyut jantung” dari sebuah galaksi, dan mempelajari efeknya terhadap galaksi.

Sebagai catatan, “denyut jantung” dari galaksi yang dimaksud itu sebenarnya mengacu pada perubahan siklus kecerahannya yang signifikan.

“Orang-orang pada umumnya beranggapan bahwa galaksi adalah ‘lampu navigasi’ yang selamanya menyilaukan di angkasa, padahal pulsarnya itulah yang membuat galaksi berkilauan,” ungkap astronom Pieter van Dokkum di Universitas Yale, AS.

Keterangan gambar: Pembadingan perubahan terang dan gelap dari galaksi M87.(NASA, ESA and J. Madrid)(McMaster University, Canada

Dengan menggunakan teleskop Hubble, para ilmuwan berhasil mengamati, bahwa di konstelasi Virgo yang berjarak sekitar 50 juta tahun cahaya dari bumi, kondisi perubahan kecerahan dari galaksi M87 itu sangat teratur.

“Bintang-bintang itu begitu cerah dan “denyut jantung” mereka juga begitu kuat, artinya perubahan kecerahannya sangat tajam, sehingga tidak terpengaruh cahaya dari galaksi sekitaranya,” kata Charlie Conroy, professor dan astronom dari Universitas Harvard, AS.

Selain itu, para ilmuwan juga mencatat bahwa “denyut jantung” dari galaksi tersebut tidak akan berhenti.

“Diperkirakan “denyut jantungnya” akan terus hidup hingga triliunan tahun dari sekarang, dan jangka waktu yang lama ini setara dengan 100 kali dari usia alam semesta,” demikian pungkas Pieter van Dokkum menambahkan.

Sementara itu, laman phys.org pada Jumat (6/11/2015) lalu menyebutkan, bahwa di dalam galaksi M87, berisi pulsar dan bintang-bintang jenis lain yang kecerahannya konstan. Sejak 2006 lalu, ilmuwan telah mengarahkan teleskop Hubble ke galaksi M87, merekamnya selama tiga bulan secara kontinyu, dan ditemukan kecerahannya mengalami perubahan yang tajam, selain itu juga terjadi perubahan kecerahan setiap 270 hari, yakni berdenyut sekali seperti detak jantung.

Saat ini, para ilmuwan berencana untuk mengukur frekuensi “denyut jantung” galaksi lainnya, dan diperkirakan galaksi yang relatif lebih muda akan memiliki “denyut jantung” yang lebih kuat. (joni/rmat)

 

Share
Tag: Kategori: ASTRONOMI SAINS

Video Popular