Keterangan foto: Xi Jinping – Vincent Siew – Obama sedang berbincang-bincang di sela jamuan makan malam KTT APEC Manila.

Mantan Presiden Taiwan Vincent Siew mewakili Presiden Ma Ying-jeou menghadiri Konperensi Tingkat Tinggi APEC di Manila. Semalam bertemu dengan Presiden Amerika Obama dan Presiden Tiongkok Xi Jinping di sela pertemuan tersebut. Foto mereka bertiga sedang berbincang-bincang menarik perhaatian banyak orang setelah diekspos media.

Saat jamuan makan malam Vincent Siew yang pertama kali menghampiri dan menyapa Xi Jinping kemudian bercakap-cakap, tak lama kemudian datang Obama menyapa mereka lalu ikut nimbrung dalam percakapan.

Pertemuan antar pemimpin Tiongkok, Amerika dan Taiwan ini belum pernah terjadi sebelumnya, sebuah langkah interaktif yang menarik perhatian para wartawan untuk meliput dan mengambil gambarnya.

Dalam konperensi pers, Vincent Siew mengatakan bahwa sebenarnya Presiden Xi Jinping yang menyuruh petugas protocol untuk mengajaknya berbincang-bincang.

“Presiden Xi ingin mencari Anda” kata petugas protocol Xi.

Lalu saya jawab, “Boleh, kita bisa bercakap-cakap di pinggir saja”.

Pembicaraan Siew dengan Xi Jinping kebanyakan mengenai hal masa lalu, demikian pengakuan Siew. Tidak lama kemudian datang Obama yang menyapa lalu ikut bercakap-cakap, mengobrol tentang masa lalu.

“Tentunya, masalah yang serius tidak mungkin dibicarakan dalam suasana seperti itu,” Jelas Siew dalam konferensi pers.

Tetapi Siew kemudian ‘membocorkan’ sedikit tentang apa yang dibicarakan antara kedua kepala Negara besar dunia itu. Pertama, Xi Jinping yang menanyakan Obama apakah ia terbang langsung dari Turki ke Manila atau pulang dulu ke Washington setelah selesai mengikuti KTT G20?

Obama mengatakan ia datang dari Washington, lalu bertanya kepada Xi bagaimana dengan selisih waktu yang ia rasakan?

Xi menjawab itu masih OK, tetapi selisih waktunya bakal terasa lebih banyak daripada yang dialami Obama bila ia mengikuti KTT Iklim Dunia di Paris bulan depan.

Sumber-sumber asing mengatakan, Vincent Siew memanfaatkan dan berusaha untuk merebut setiap kesempatan yang ada untuk berinteraksi dengan para pemimpin internasional demi misinya untuk menyampaikan keinginan kuat Taiwan bergabung dengan integrasi ekonomi regional. (Secretchina/Sinatra/rmat)

Share

Video Popular