Keterangan foto: Perdana Menteri Inggris David Cameron minta ijin Kongres untuk bergabung dengan koalisi memerangi IS. (video screenshot dari CNN)

Oleh Wu Ying

Perdana Menteri Inggris, David Cameron bertemu Presiden Prancis Francois Hollande di Paris pada Senin (23/11/2015). Kedua pihak masing-masing menyampaikan tekad untuk mengalahkan Islamic state/ IS. Pada Kamis (26/11/2015), Cameron mengunjungi Kongres menyampaikan usulan untuk masuk koalisi memerangi IS di Suriah.

CNN pada 26 November melaporkan, Cameron minta kongres mendukung rencana memperluas operasi militer dan mengambil tindakan secepatnya dalam mengantisipasi ancaman IS terhadap Inggris dan kehidupan masyarakat Inggris, melindungi rakyat Inggris dari serangan teror ala Paris.

Keberadaan rezim Assad tidak memberikan solusi untuk memecahkan persoalan politik jangka panjang di Suriah. Inggris tidak bisa menunggu pergantian kekuasaan, tetapi musti menyerang militan ekstrem ini dengan cara militer, ini juga merupakan pandangan dari para ahli militer dan intelijen Inggris.

“Jadi Inggris perlu bergabung dengan aliansi dalam rangka untuk melindungi keamanan rakyat Inggris,” kata Cameron di kongres.

Cameron juga mengatakan bahwa sebelum mayoritas anggota menyetujui usulannya, ia tidak akan mendesak kongres untuk menyampaikan sikap. Sampai saat ini, Inggris hanya mengirim pasukan untuk menyerang militan IS yang berada di Irak, belum melakukan operasi militer di Suriah.

Tak lama setelah Cameron mengajukan usulan kepada kongres untuk berpartisipasi dalam melawan IS, polisi Belgia menemukan sebuah bungkusan mencurigai yang berisi bubuk berwarna putih dalam ruang masjid ternama di Brussel. Polisi Belgia kini sedang menyelidiki kasus ini.

Sejak serangan teror Paris pada 13 November, Presiden Prancis Hollande berjanji akan menghancurkan IS, dalam rangka untuk membangun aliansi internasional yang kuat untuk melawan terorisme, Hollande mengunjungi para pemimpin dunia. Ia telah bertemu Presiden Obama, Perdana Menteri Inggris Cameron, Kanselir Jerman Angela Merkel, Perdana Menteri Italia Ferenczi. Dan Presiden Putin pada Kamis (26/11/2015) malam.

Prancis dan Inggris sudah bergabung dalam koalisi militer yang dipimpin AS untuk melakukan serangan udara ke IS, Rusia juga melakukan serangan ke IS di Suriah tetapi bekerjasama dengan pasukan Presiden Bashar al-Assad. (sinatra/rmat)

Share

Video Popular