Keterangan gambar : Ilustrasi polisi Jerman. (thelocal.de)

Kepolisian Jerman dalam suatu penggerebekan di Berlin pada Kamis (25/11/2015), berhasil menangkap 2 orang yang diduga terlibat merancang serangan teror.

Laporan Reuters menyebutkan bahwa kepolisian menangkap kedua orang tersangka itu di suatu tempat yang berbeda setelah tidak menemukan mereka dalam suatu pencarian di masjid yang terletak di bagian selatan dari kota Berlin. Polisi kemudian memblokir wilayah itu dan menemukan sebuah kendaraan yang dicurigai dengan sebuah bungkusan yang diletakkan di bangku belakangnya. Anjing pelacak bom juga berada di lokasi, tetapi tidak menemukan apa-apa.

Kepolisian Jerman membenarkan adanya kejadian ini kepada TV lokal, tetapi tidak memberikan alasan spesifik penangkapan kecuali mengatakan bahwa keduanya merupakan orang yang bisa membahayakan keselamatan masyarakat.

Presiden Prancis Hollande sebelumnya sudah bertemu Kanselir Jerman Angela Merkel untuk membahas metode yang efektif dalam menghadapi serangan teroris Islamic State/ IS. Merkel mengatakan bahwa Jerman bersedia melakukan upaya lebih besar untuk bersama-sama masyarakat internasional dalam menghadapi ancaman terorisme.

Hollande mengatakan bahwa Prancis bisa memahami jika Jerman tidak ingin berpartisipasi dalam operasi militer, namun berharap kepada pemerintah Jerman untuk mengambil tindakan yang lebih di Suriah dan Irak demi memperkuat perjuangan melawan IS.

Merkel mengatakan, Jerman juga memiliki misi dan komitmen untuk melawan terorisme, berjanji akan memberikan respon dalam waktu singkat. Dia berpendapat bahwa dialog tidak mungkin membujuk IS untuk meninggalkan terorisme, kecuali dengan kekuatan militer.

Merkel didampingi Hollande pergi ke Place de la Republique di pusat kota Paris untuk meletakkan bunga, berdoa bagi arwah korban serangan teroris pada 13 November 2015 yang lalu. (sinatra/rmat)

Share

Video Popular