Keterangan foto: Direktur Arsip keamanan Nasional Ukraina Ihor Kulyk menerima wawancara eksklusif NTDTV membagi pengetahuan tentang pembubaran partai komunis di Eropa Timur. (NTDTV)

Oleh Li Zi & Anna

Editorial Epoch Times ‘Sembilan Komentar Mengenai Partai Komunis’ yang diterbitkan 11 tahun lalu telah memberi inspirasi kepada masyarakat Tiongkok untuk mengambil sikap mundur dari Partai Komunis Tiongkok (PKT) beserta organisasi afiliasinya. Saat ini sudah tercatat lebih dari 220 juta warga Tiongkok yang memberikan pernyataan tertulis untuk itu. Masyarakat Tiongkok sekarang sedang menaruh perhatian pada kapan partai jahat itu dibubarkan.

Ihor Kulyk, Direktur Arsip Keamanan Nasional Ukraina yang bertanggung jawab atas pengolaan arsip rahasia Partai Komunis Uni Soviet, baru-baru ini menerima wawancara eksklusif dari NTDTV dan mengungkapkan pengetahuan yang berharga tentang bagaimana negara-negara di Eropa Timur pada saat itu membubarkan organisasi partai komunis untuk menyelesaikan transformasi menuju negara yang bebas dan demokrasi tanpa partai komunis.

Ukraina adalah salah satu dari 15 negara bagian Uni Soviet yang baru merdeka pada 1991 setelah Partai Komunis Uni Soviet dibubarkan.

Ihor Kulyk menjelaskan bahwa berbeda dengan Tiongkok Ukraina tidak terjadi pengunduran diri besar-besaran secara spontan, kebanyakan anggota partai komunis yang tinggal di Ukraina sudah mulai mengundurkan diri pada tahun-tahun 1990 – 1991 saat Ukraina mengumumkan pemisahan diri dari Uni Soviet. Saat itu, Ukraina membentuk komite darurat nasional, organisasi partai juga menghimbau masyarakat untuk keluar dari keanggotaan partai, meskipun tidak terorganisasi secara sistematis, tetapi komite itu telah memainkan peran penting dalam mempengaruhi masyarakat untuk mundur sebagai anggota Partai Komunis Uni Soviet.

Cara yang dilakukan Polandia saat itu juga secara efektif memberikan kontribusi terhadap pembubaran partai komunis. Ihor Kulyk merasa bahwa pengalaman Polandia mungkin bermanfaat bagi Tiongkok. Di tahun 80-an, serikat buruh solidaritas didirikan di banyak kota dan pabrik-pabrik di Polandia. Dan dalam waktu tidak lama, serikat-serikat buruh itu telah dipenuhi oleh anggota yang menentang rezim komunis.

Ihor Kulyk percaya bahwa kini sudah ada 220 juta orang Tiongkok yang menyatakan mundur dari Partai Komunis Tiongkok, dan hak ini menjadi penting artinya karena individu-individu yang menyampaikan pernyataan mundur tidak akan merasa terisolasi, justru merasa yakin terhadap sikapnya yang juga menjadi sikap dari masyarakat luas. Jadi bukan merupakan pikiran atau keinginan pribadi tetapi mayoritas. Kesamaan sikap itu di saatnya nanti akan menjadi kekuatan untuk mendorong sebuah perubahan dramatis.

Pada Mei tahun ini, Ukraina mulai memberlakukan hukum tentang penghapusan tanda atau simbol yang berkaitan dengan komunisme. Salah satu hal yang diatur dalam undang-undang baru itu adalah diijinkannya membuka arsip rahasia KGB. Masyarakat kini sudah bisa secara bebas untuk mengakses informasi tentang kerabat mereka yang mengalami penganiayaan di masa Uni Soviet berdiri dulu. Memahami sifat dari pemerintahan totaliter komunis.

Ihor Kulyk mengatakan bahwa dengan dibukanya file-file lama itu bertujuan agar politisi tidak lagi memanipulasi sejarah, memberikan kesempatan kepada orang untuk memahami sejarah yang tanpa rekayasa. File memiliki sekitar 200.000 kasus, semua orang dapat menemukan informasi penganiayaan kerabat mereka di jaman komunis. (sinatra/rmat)

Share

Video Popular