- Erabaru - http://www.erabaru.net -

Lian Hua Se, Bangkit dari Terpuruk

Di antara pengikut-pengikut Buddha, ada seorang biksuni yang luar biasa, dikenal memiliki kemampuan supernormal nomor satu, namanya Lian Hua Se.

Lian Hua Se menikah pada usia 16 tahun, dan mempunyai seorang anak perempuan. Namun, karena sang ibu berselingkuh dengan suaminya, ia menjadi marah lalu pergi meninggalkan rumah. Kemudian, menikah lagi di daerah lain, 10 tahun kemudian, suaminya memelihara lagi seorang gadis di luar, ternyata si gadis justru adalah anak perempuan Lian Hua Se. Lian Hua Se merasa sangat pedih terhadap 2 kali pengkhianatan, lalu kabur meninggalkan rumah.

Demi penghidupannya, menjadi seorang pelacur. Suatu ketika, Lian Hua Se menggoda Biksu Agung Mu Jian Lian. Mu Jian Lian berkata kepadanya, “Wanita yang malang, tubuhmu sudah sangat kotor, dan sekarang demi sedikit uang, dengan mengingkari hati nurani sendiri bermaksud menggodaku. Kamu berbuat demikian hanya akan terperosok semakin dalam ke dalam lumpur.”

Lian Hua Se berkata, “Biksu Agung, karena Anda tahu maksud kedatangan saya, maka saya akan berkata sesungguhnya. Memang benar, saya bermaksud menggunakan kecantikanku menaklukkan supernormal Anda, dosaku sangat besar. Saya juga ingin mengarah pada kebaikan, namun segala yang ada di dunia membuat orang kecewa. Saya pikir, saya tidak bisa diselamatkan lagi.”

Sambil berkata ia pun menangis. Mu Jian Lian menghiburnya dan mengatakan, “Jangan putus asa, seberapa besar dosamu di masa lalu, guru saya Sang Buddha pasti dapat menolongmu.”

Lian Hua Se tiba di hadapan Buddha, menyesal pada Buddha, dan mohon agar Buddha mengulurkan tangan penyelamatan, menyelamatkan dirinya, agar ia dapat menjadi biksuni mengikuti Sang Buddha. Dan Buddha pun mengabulkan.

Sejak saat itu, Lian Hua Se membangkitkan semangat dan dengan tekun membina dirinya, mengarahkan hati pada kebaikan, kultivasi diri semakin hari semakin maju, dan akhirnya memperoleh buah Arhat (orang yang telah mencapai kesempurnaan dalam berkultivasi). (Sumber: Dajiyuan)