Keterangan foto: Sebuah restorant di Kairo mendapat serangan bom bensin pada 4 Desember pagi menyebabkan 18 orang tewas dan luka-luka. (AFP/Mahamed El-Shahed)

Sebuah restoran yang terletak di Agouza, Kairo diserang dengan bom bensin pada Jumat (4/12/2015) pagi hari. Akibatnya 12 orang tewas dan 6 orang lainnya luka-luka. Kepolisian Mesir sedang melakukan penyidikan terhadap inseden tersebut.

Kantor Berita Mesir MENA mengutip ucapan seorang pejabat keamanan mengatakan, 3 orang pria melarikan diri dalam 1 kendaraan setelah melempar bom bensin ke dalam restoran tersebut. Api berkobar cepat dan membesar dalam bangunan tempat restoran itu, tetapi dengan cepat dapat dikuasai oleh petugas pemadam api yang datang segera. Korban tewas sudah dikonfirmasi ada 12 orang.

Seorang saksi mata mengatakan, ketiga orang pria yang bermaksud masuk ke restoran tetapi mendapat penolakan dari petugas restoran, mereka lalu pergi dengan mengendarai sepeda motor mereka. Namun tak lama kemudian mereka kembali lagi dan melempar bom bensin ke dalam ruang restoran sebelum melarikan diri. Polisi kini sedang memburu ketiga tersangka itu.

Seorang pejabat yang berada di tempat kejadian mengatakan bahwa restoran tersebut juga sebuah klub malam yang letaknya ada di ruang bawah tanah sehingga hampir tidak ada pintu exit untuk menyelamatkan diri. Karena itu sebagian besar korban tewas itu adalah karyawan restoran dan pelanggan yang tidak sempat melarikan diri atau tersedak asap tebal.

Reuters memberitakan, menurut penuturan pejabat keamanan Mesir bahwa dengan mengesampingkan unsur teroris, penyerangan ini mungkin dilakukan sebagai balas dendam oleh mantan karyawan restoran yang dipecat.

Menurutnya, terjadi perselisihan sebelum kejadian itu antara personil manajemen restoran dengan seorang karyawan muda yang membawa beberapa orang temannya. (sinatra/rmat)

 

 

Share

Video Popular