Keterangan foto: Ilustrasi IS. (internet)

Oleh Li Yang

Organisasi teroris Islamic State/ IS di Suriah dengan sengaja meletakan jenasah orang yang terserang bakteri necrotizing fasciitis di pinggir jalan, agar bakteri penyebab peradangan pada selaput otot manusia yang sangat mematikan itu menyebar secara luas. Dilaporkan bahwa dalam setahun terakhir, sudah lebih dari 500 orang terinfeksi ‘bakteri pemakan daging’ tersebut dan menyebabkan kasus kematian karena penyakit Leishmaniasis.

Daily Mail memberitakan bahwa menurut penuturan seorang staf KurdiSh red Crescent (Palang Merah Kurdi) Dilqash Isa, anggota IS dengan sengaja membuang jenasah pasien terinfeksi ‘bakteri pemakan daging’ di tepi jalan dengan maksud agar bakteri penyakit tersebut cepat menyebar menulari orang-orang. Inilah sebabnya mengapa penyakit leishmaniasis belakangan ini menular dengan cepat dan luas di Suriah, membunuh warga Suriah yang tidak bersalah.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa sejak Suriah menjadi anarki karena perang saudara, perawatan kesehatan setempat menjadi sangat terganggu. Ada 58% rumah sakit umum mengalami kerusakan berat akibat serangan menyebabkan masyarakat kehilangan tempat untuk berobat.

Seorang pejuang bangsa Kurdi mengatakan, “Sebelumnya kita buta terhadap penyakit yang mematikan ini. Perang saudara sudah berlangsung selama 4 tahun, kini kita masih harus menghadapi ‘musuh baru’ tersebut. Kabarnya, penyakit ini awalnya ditularkan dari daerah Tal Hamis, Hon dan Qosa.

WHO dalam sebuah laporannya menyebutkan bahwa 13 juta warga Suriah memerlukan bantuan kemanusian, perang saudara yang berlangsung selama 4 tahun menyebabkan runtuhnya sistem kesehatan di seluruh Suriah. Meskipun kita telah berusaha secara maksimal, tetapi belum mampu memenuhi kebutuhan perawatan kesehatan masyarakat Suriah. Semakin banyak kasus traumatik, wabah penyakit menular sedang meluas mengancam negara tersebut.

WHO juga memperingatkan agar secepatnya memasok obat-obatan ke Suriah, mengambil tindakan untuk mencegah penyebaran penyakit ke seluruh Suriah.

Setelah serangan teror Paris, Perdana Menteri Prancis Manuel Valls dalam pidatonya di depan Parlemen Prancis mengatakan, Prancis mungkin menghadapi resiko serangan senjata biologi dan kimia dari organisasi teroris IS. Tetapi ia menjelaskan apa jenis serangan itu.

“Kita tidak bisa mengecualikan kemungkinan apapun, tetapi harus mengambil tindakan pencegahan. Kita tahu bahwa kita sedang terancam resiko terserang senjata kimia atau bakteriologis,” kata Valls.

Leishmaniasis adalah penyakit fatal yang disebabkan oleh parasit protozoa yang termasuk dalam genus Leismania, bakteri pemakan daging kemudian akan muncul pada pasien yang terinfeksi dan menyebar lewat urat syaraf ke tubuh. Menimbulkan penyumbatan pada pembuluh darah menyebabkan kerusakan pada jaringan di bawah kulit bahkan membuat cacat serius.

Bagian dari tubuh penderita yang biasanya terganggu penyakit ini terutma adallah anggota badan bagian bawah, selain itu leher, wajah, punggung dan pantat. Jika tidak dikendalikan dengan baik, tubuh pasien bisa ‘dimakan’ oleh bakteri tersebut. Penyakit ini berkembang cepat dalam tubuh, memiliki daya perusak yang hebat sehingga tingkat kematian sangat tinggi. (sinatra/rmat)

Share

Video Popular