JAKARTA – Kementerian Perdagangan bersama enam instansi membentuk posko bersama di Lindeteves Trade Center (LTC) Glodok, Jakarta. Posko bersama ini diberi nama Gerai Informasi  dan  Pelayanan yang  bertujuan membantu pelaku  usaha  memahami aturan  SNI  dan pelabelan barang.

Kemendag menggandeng Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Komunikasi dan Informasi, serta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Direktur Jenderal Standardisasi dan Perlindungan Konsumen (SPK) Widodo mengatakan posko bersama ini menjembatani komunikasi antara pelaku usaha dan pemerintah, khususnya pelaku usaha di bidang perdagangan di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya terkait dengan peraturan di bidang SNI.

“Pencantuman   label   dalam   bahasa   Indonesia   pada   barang,   kewajiban   melengkapi   petunjuk penggunaan dalam bahasa Indonesia pada produk elektronika, serta peraturan di bidang kepabeanan,” ujarnya ussai peresmian Gerai Informasi dan Pelayanan di LTC Glodok, Senin (7/12/2015).

Widodo berharap pembukaan posko ini menciptakan  iklim usaha yang lebih kondusif bagi pelaku usaha. Kehadiran posko ini juga sebagai penguatan koordinasi melalui Posko Bersama Gerai Informasi dan Pelayanan ini dapat mendorong terciptanya iklim usaha yang sehat, meningkatkan produksi dan penggunaan produk dalam negeri, serta mencegah distorsi pasar dari peredaran produk impor yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam  acara pembukaan Gerai Informasi dan Pelayanan ini, turut pula hadir anggota komisi XI DPR RI dari Fraksi PDI-P, Maruarar Sirait. Pembentukan Gerai Informasi dan Pelayanan merupakan tindak lanjut kegiatan sosialisasi Direktorat Jenderal SPK bersama kementerian dan lembaga lainnya mengenai SNI Wajib dan kewajiban label dalam bahasa Indonesia di LTC Glodok bulan lalu (6/11/2015). (asr)

Share

Video Popular