Keterangan foto: Kepolisian Australia menangka 2 tersangka yang terlibat merancang serangan teeror di Australia. (foto Kepolisian NSW)

Oleh Li Yu dari Sydney

Kepolisian Australia menangkap seorang remaja pria berusia 15 tahun dan seorang pemuda berusia 20 tahun yang dicurigai akan melakukan serangan teror di kota Sydney, Australia. Dikabarkan bahwa serangan akan ditargetkan pada gedung-gedung milik pemerintahan.

Laporan Sydney Morning Herald pada Kamis mengatakan bahwa kepolisian Australia menangkap remaja itu di Georges Hall daerah yang terletak di barat laut Sydney, kemudian menangkap pemuda berusia 20 tahun itu di daerah Raby.

“Mereka dituduh berkonspirasi untuk melancarkan serangan teror yang terencana,” kata seorang polisi federal.

Kedua tersangka ini bersama-sama ketiga tahanan lainnya yang sudah dijatuhi hukuman berencana untuk menyerang gedung kepolisian federal di Sydney. Media Fairfax memperoleh informasi bahwa ketiga orang yang sudah ditahan itu merupakan teman dari narapidana yang menghuni penjara di (Goulburn) Supermax. Mereka dituduh melakukan kejahatan yang terkai terorisme.

Pemuda berusia 20 tahun yang bernama Sulayman Khalid kini sedang menanti kasusnya disidangkan. Ia akan didakwa bersalah karena memiliki dokumen yang berkaitan dengan serangan teror. Ia pernah ditangkap pada tahun lalu, dijatuhi hukuman karena memiliki hubungan langsung dengan sebuah dokumen tulisan tangan yang berisi rencana untuk menyerang gedung kepolisian federal.

Kepolisian masih terus melakukan penyelidikan terhadap rencana serangan itu, sudah memastikan keempat tersangka itu berhubungan langsung dengan dokumen serangan yang sudah diterbitkan Desember tahun lalu. Media Fairfax memperoleh informasi bahwa serangan yang dituju adalah gedung kepolisian federal, namun pemuda itu belum tahu di mana letak gedung termaksud dan bagaimana untuk menyerangnya.

Keterangan foto: Salah satu tersangka yang terlibat merancang serangan terror. (Kepolisian NSW)

Wakil ketua bagian penyidikan kasus dari kepolisian New South Wales, Catherine Burn mengatakan, “Seorang remaja yang baru berusia 15 tahun sudah terlibat dalam kegiatan terorisme, sungguh memusingkan kepala. Di usianya yang ke 14 ia sudah pernah ditahan karena melanggar hukum. Betapa sulitnya bagi seorang penegak hukum, bila pelanggaran serius remaja berusia 15 tahun itu harus ia tebus dengan kurungan badan seumur hidup !”

Wakil Komisaris Polisi Federal Australia Michael Phelan mengatakan, dokomen rencana penyerangan itu berhasil disita dari serangkaian operasi penggeledahan ‘Appleby’ yang dilakukan kepolisian di bulan September dan Desember tahun lalu di sekitar Sydney. Dalam operasi September itu kepolisian telah melibatkan lebih dari 800 orang anggotanya.

“Dalam operasi tahun lalu itu, dokumen rencana penyerangan itu ditemukan. Di dalamnya tertera beberapa gedung milik pemerintah yang akan diserang. Di antaraya terdapat gedung kepolisian federal,” kata Michael Phelan.

“Setelah kami mmerangkum semua informasi di dalamnya, polisi menempatkan peralatan pengawasan manusia dan elektronik dan kita dapat memastikan ada 5 orang yang terlibat rencana itu,” tambahnya.

Serangan polisi anti teroris juga mencakup daerah Bankstown, Merryland dan Wiley Park, tetapi tidak ada orang yang dicurigai dan perlu ditangkap. Pada Kamis lalu, pemuda berusia 20 tahun itu disidang di pengadilan Campbelltown, dan remaja 15 tahun itu di hari yang sama juga dibawa ke Pengadilan Anak Parramatta untuk diadili. (sinatra/rmat)

Share

Video Popular