Oleh: dr. Soe Hyo – Seok

Ucapkan selamat tinggal pada alergi, bila Anda telah mampu mengembalikan kecerdasan sistem kekebalan tubuh dengan memperkuat fungsi paru-paru.

Kulit adalah organ terbesar dalam tubuh kita dengan berat total dua kali lipat dari otak. Ia berfungsi sebagai garis pertahanan pertama, yang mencegah penetrasi patogen ke dalam tubuh, membantu mengatur suhu tubuh, dan dilengkapi dengan berbagai sensor termasuk di antaranya sensor taktil, sensor tekanan, sensor nyeri, sensor panas dan dingin.

Selain itu, ternyata kulit juga bernapas! Pemeriksaan lebih detil pada permukaan kulit mengungkapkan, bahwa terdapat jumlah pori-pori yang sangat besar. Luas total kulit rata-rata sekitar 18 meter persegi, dan setiap 6,45 cm persegi mengandung rata-rata 65 folikel rambut, 100 sebaceous (minyak) kelenjar, 650 kelenjar keringat, lebih dari 1.500 reseptor saraf, serta sejumlah saraf yang tak terhitung banyaknya. Ia tidak hanya bertempat di sana bermalas-malasan, justru sebaliknya tak henti-hentinya berkomunikasi dan membuang limbah tubuh.

Masalah limbah tubuh ini dapat dikategorikan menjadi dua jenis utama, yaitu larut dalam air dan limbah yang larut dalam lemak. Limbah air (berbentuk encer) dibuang melalui kelenjar keringat, sedangkan limbah lemak (berbentuk lipid) dibuang melalui kelenjar sebaceous dan folikel rambut. Kulit mengumpulkan dan membuang dua jenis limbah ini secara terpisah, memainkan peran sebagai saluran knalpot mesin yang tak henti-hentinya membuang limbah yang terakumulasi.

Ketika saluran pembuangan tersumbat

Apa yang terjadi ketika saluran pembuangan tersumbat? Ketika seseorang dalam kondisi stres, folikel rambutnya akan menutup, dan ketika seseorang tidak berolahraga atau berkeringat, maka kelenjar keringat menjadi tidak sepenuhnya mengeluarkan limbah. Apabila berlangsung dalam waktu lama, limbah dan zat beracun ini akan menumpuk di bawah kulit, yang bisa menghasilkan berbagai macam penyakit kulit.

Baik limbah air maupun lemak keduanya harus dibuang dari tubuh, tidak hanya untuk menjaga kebersihan kulit, tetapi juga untuk menjaga kesehatan tubuh. Jika limbah menumpuk di bawah kulit, maka panas tubuh tidak dapat dilepaskan dan peningkatan suhu tubuh dapat menjadi racun. Akumulasi panas beracun akan termanifestasi sebagai eksim sementara akumulasi lemak akan mengakibatkan jerawat. Sedimentasi pigmen akan menghasilkan bintik-bintik atau bintik-bintik usia.

Bagaimana korelasi menyembuhkan paru-paru dapat sembuhkan kulit

Meskipun manifestasi dari penyakit kulit terjadi dalam berbagai bentuk, saya percaya bahwa hanya ada satu penyebabnya, yakni akumulasi limbah dan zat-zat beracun dalam tubuh.

Karena penyebabnya adalah sama, maka prinsip-prinsip untuk pengobatan juga sama. Kita hanya perlu untuk mendetoksifikasi zat ini dengan membuka kelenjar keringat yang tersumbat dan folikel rambut.

Untuk membuka kelenjar keringat, Anda hanya perlu melakukan sauna atau mandi uap, atau berolahraga hingga cukup berkeringat. Jika tidak memungkinkan, rendamlah tubuh bagian bawah dalam air hangat.

Kunci untuk membuka pemblokiran folikel rambut terletak di paru-paru. Jika kita menganggap jumlah total pernapasan tubuh menjadi 100 persen, besar pernapasan dari paru-paru sebanyak 95 persen sedangkan kulit menyumbang 5 persen dari total pernapasan. Dengan demikian, paru-paru dapat dilihat sebagai markas besar dan kulit sebagai kantor cabang. Perbaikan yang terjadi di markas besar akan menguntungkan kantor cabang, sehingga ketika organ pernapasan utama, paru-paru, menjadi lebih sehat, maka organ pernapasan kecil, yaitu kulit, juga akan menjadi lebih sehat dan folikel rambut yang tersumbat akan terbuka.

Hasil dari terbukanya kelenjar keringat maupun folikel rambut, tidak hanya terjadi pemulihan kulit yang sehat tetapi juga kesehatan yang sangat baik dari seluruh tubuh.

Pernapasan bukanlah hanya berupa proses pembuangan karbondioksida maupun pengambilan oksigen, tetapi juga proses metabolisme penting dari pelepasan materi yang berbahaya dari tubuh dan mengambil materi yang menguntungkan. Oleh karena itu, hanya disaat paru-paru sehat, maka tubuh akan dapat sepenuhnya membuang materi limbah.

Dengan menggunakan prinsip-prinsip ini, saya telah berhasil sepenuhnya menyembuhkan lebih dari 40.000 pasien penyakit eksim, pasien dari segala usia, jenis kelamin, dan ras, selama 42 tahun terakhir. Akibatnya, saya bisa percaya diri menyatakan bahwa, semua penyakit kulit termasuk eksim dapat disembuhkan hanya ketika masalah akumulasi limbah di bawah kulit dapat dibuang.

Mengapa steroid tidak membantu

Pengobatan medis modern untuk penyakit eksim yang parah (dermatitis atopik) adalah steroid, dan karena berkeringat dapat membuat radang penyakit eksim, maka mungkin dokter akan meminta Anda untuk menghindari keringat terlalu banyak.

Namun berdasarkan pengalaman saya, steroid hanya bersifat sementara dapat menenangkan eksim, dan akan memburuk dikemudian hari serta berkeringat, meskipun dalam jangka pendek mungkin sepertinya penyakit tersebut terlihat lebih memburuk, namun hal itu benar-benar akan membantu menyembuhkannya.

Ketika menggunakan steroid, kulit yang telah rusak parah karena eksim akan tampak berangsur sembuh. Namun, dalam waktu setahun gejala tersebut akan datang kembali. Karena pengobatan awal sangat efektif, maka si pasien akan menganggap obat steroid dapat bekerja dengan baik lagi. Tapi ini tidak terjadi karena steroid membuat kelenjar keringat dan folikel rambut menutup erat sehingga menghentikan pembuangan limbah dari tubuh.

Karena rasa gatal yang ditimbulkan eksim disebabkan oleh akumulasi racun yang dilepaskan, dan steroid mencegah pelepasan ini, sehingga rasa gatalnya berhenti. Akan tetapi, kondisi yang mendasarinya belumlah diperbaiki.

Begitu dosis steroid meningkat, limbah yang terakumulasi dalam jumlah besar dan akhirnya akan menembus lebih ke dalam tubuh.

Ketika limbah memasuki tulang, ia akan membunuh sel-sel yang masih diperlukan untuk membentuk tulang (osteoblas) yang mengakibatkan osteoporosis. Penggunaan steroid juga dapat menyebabkan diabetes dan tekanan darah tinggi.

Jika seseorang telah menggunakan steroid dan mengalami semua tiga kondisi ini, saya anggap mereka telah kecanduan steroid.

Meskipun dimungkinkan sepenuhnya menyembuhkan pasien eksim normal dalam waktu enam bulan dengan menggunakan obat herbal Pyunkang-Hwan yang saya kembangkan itu, namun bagi pasien dengan kecanduan steroid berat, waktu untuk menyembuhkan eksim mereka secara total adalah lebih dari tiga setengah tahun. Pasien-pasien ini sering memiliki gejala detoks yang sangat parah dan perlu rawat inap untuk membantu mengatasinya. Jadi, saya menekankan sekali lagi bahwa steroid tidak boleh digunakan dalam keadaan apa pun bagi penyakit eksim.

Mereka yang menggunakan obat sintetik, akan berisiko lebih besar lagi terkena alergi, karena tubuh kita menolaknya.

Ketika sistem kekebalan tubuh sering menolak sesuatu, akhirnya akan kehilangan kemampuan untuk membedakan, dan akan bereaksi sangat sensitif ketika bertemu lagi dengan substansi tersebut.

Ada pepatah kuno Korea, “Seorang anak yang pernah terluka bakar akan ketakutan pada api”, dan karena penolakan yang berulang kali terhadap subtansi sintetis, tubuh akan terus menolak bahkan dengan bahan alami sekalipun, karena ia berpikir itu juga obat sintetis.

Ketika fungsi paru-paru dan jantung ditingkatkan, maka kemampuan untuk membedakan dari sistem kekebalan tubuh juga akan meningkat nyata.

Pada gilirannya, hal ini akan menghasilkan limfosit sehat yang akan mencari dan membersihkan semua materi beracun di seluruh tubuh, serta memelihara kemampuan untuk membasmi kuman dan virus berbahaya yang menyerang tubuh. Setelah sistem kekebalan tubuh mampu membedakan antara zat yang dikenal dan yang tak dikenal, akan jadi mudah untuk mengatasi penyakit tidak hanya eksim saja, tetapi juga berbagai penyakit alergi lainnya. (Ajg)

Bersambung

Dr. Seo Hyo Seok adalah direktur Rumah Sakit Pengobatan Pyunkang Korea, yang memiliki tujuh cabang di Korea Selatan, satu di Stanton University, California, dan satu lagi di Atlanta, keduanya di AS. Dr. Seo termasuk peringkat atas dari Kyung Hee University, Korea, dan telah bertahun-tahun melakukan penelitian untuk mengembangkan formula herbal Pyunkang-Hwan, yang dapat meningkatkan kekebalan dengan memperkuat fungsi paru-paru. Ia telah membantu penyembuhan lebih 155.000 pasien dari berbagai kondisi.

Share

Video Popular