Oleh Yang Yifan

Rencana pertunjukan kelompok musik dari Korea Utara Moranbong Band di Beijing tiba-tiba dibatalkan. Menurut media resmi Tiongkok bahwa pembatalan terjadi karena terjadi komunikasi yang kurang baik di tingkat pelaksana. Banyak spekulasi bertebaran di jaringan internet Tiongkok antara lain, diduga karena masalah pimpinan rombongan, Hyong Song-wol yang mantan pacar Kim Jong-un. Ada yang menduga bahwa itu mungkin karena percintaan Kim dengan Hyong yang dipaparkan kepada umum membuat Kim Jong-un naik pitam. Ada pula yang menduga, jangan-jangan hubungan kedua negara kembali bermasalah.

Menurut laporan media Tiongkok, rombongan musik dari Korea Utara yang rencananya akan melakukan pertunjukan di Teater Nasional Beijing pada 12 – 14 Desember 2015 telah meninggalkan Beijing. Seluruh anggota telah kembali ke Pyongyang dengan menumpang pesawat Air Koryo JS 152 pada 12 Desember 2015 sore hari.

Media corong PKT Xinhua News Agency mengutip departemen terkait memberitakan bahwa 2 rombongan musik Korea Utara yang terdiri dari Grup Paduan Suara Nasional Korea Utara dan Moranbong Band yang dijadwalkan akan melakukan pertunjukan pada 12 Desember 2015 di Beijing terpaksa dibatalkan akibat terjadi komunikasi yang kurang baik di tingkat pelaksana.

Dugaan: Dibatalkan karena memaparkan percintaan Kim ?

Beberapa sumber menduga bahwa pembatalan pertunjukan besar kemungkinan berkaitan dengan Hyong Song-wol yang pernah menjadi pacar Kim Jong-un. Selama berada di Beijing, media Korea Selatan pada 11 dan 12 Desember 2015 menerbitkan berita yang berkaitan dengan dirinya.

Beberapa pengamat menduga bahwa Kim Jong-un mungkin marah dengan pelaporan media Korea Selatan yang memperkenalkan Hyong sebagai ‘mantan kekasih Kim Jong-un’, sehingga membuat Kim naik pitam dan memerintahkan pembatalan pertunjukan.

Masalah hubungan bilateral antara Tiongkok – Korea Utara ?

Beberapa waktu lalu, Kim Jong-un secara terbuka menyatakan bahwa Korea Utara telah menjadi negara kuat pro nuklir yang akhir-akhir ini telah berhasil melakukan uji coba peledakan bom atom dan hidrogen buatan sendiri. Jurubicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok langsung menanggapinya dengan mengatakan, “Tiongkok berharap negara yang bersangkutan lebih banyak melakukan hal-hal yang positif demi ketentraman situasi wilayah.”

Suatu komentar yang menyiratkan ketidakpuasan terhadap Kim. Beberapa netizen berpendapat, jelas inisiator pembatalan pertunjukan adalah pihak Tiongkok. Tadinya pihak Tiongkok mengijinkan mereka datang untuk melakukan pertunjukan, namun tiba-tiba Kim mengumumkan negaranya sudah berhasil melakukan uji coba dan memiliki bom hidrogen. Bila Tiongkok tidak melarang pertunjukan mereka berarti Tiongkok diam-diam memberi persetujuan terhadap pernyataan Kim yang ‘negara kuat pro nuklir’. Apa iya Tiongkok yang sekarang mau? (sinatra/rmat)

Share

Video Popular