Oleh CNA London

Hasil jajak pendapar di Inggris baru-baru menunjukkan bahwa lebih dari setengah jumlah suara cenderung memilih Inggris keluar dari Uni Eropa. Beberapa hari mendatang, Perdana Menteri David Cameron akan menghadiri pertemuan di Markas Besar Uni Eropa, Brussel untuk membicarakan masalah ini.

Daily Telegraph melaporkan bahwa lembaga survei ICM dalam surveinya menyangkut topik termaksud menemukan, lebih dari jumlah separo peserta jajak pendapat (di luar yang memberikan suara abstain) memilih ‘Brexit’ (Inggris keluar).

Menurut lembaga ICM, meskipun proporsi suara yang memilih ‘Brexit’ lebih kecil dari yang memilih tetap tinggal di Uni Eropa. Tetapi temuan juga mencerminkan jajak pendapat yang dilakukan ORB Internasional terhadap pasar pada 24 November lalu bahwa 52% warga Inggris berharap Inggris keluar dari keanggotaan Uni Eropa.

Menjelang dilakukannya jajak pendapar nasional tentang topik ‘Brexit’ tersebut, David Cameron akan berangkat menuju Markas Besar Uni Eropa di Brussel pada 17 Desember 2015 untuk membicarakan soal rencana pembangunan hubungan Inggris dengan Uni Eropa demi menciptakan suasana baru.

Bila suara-suara abstain juga dimasukkan dalam hitungan, maka peserta jajak pendapat seluruhnya berjumlah 2.053 suara. Di antaranya 42% memilih tetap berada di Uni Eropa dan 41% lainnya memilih keluar dari Uni Eropa.

Lembaga ICM menemukan, bila suara yang memilih Brexit masih diperkenankan untuk bebas bergerak di dalam Uni Eropa, maka 45% akan memilih meninggalkan Uni Eropa dan hanya sekitar 40% yang memilih tetap bernaung di organisasi antar pemerintah dan supra-nasional itu. (sinatra/rmat)

Share

Video Popular