Perusahaan Apple (DON EMMERT/AFP/Getty Images)

Menurut sebuah riset terbaru dari penyedia layanan keamanan informasi Symantec, bahwa jumlah malware yang menargetkan sistem operasi mobile Apple telah meningkat dua kali lipat pada 2015 ini. Sementara serangan malware pada komputer Mac buatan Apple juga meningkat. FireEye, perusahaan penyedia solusi keamanan internet juga meramalkan, bahwa malware yang ditujukan pada Apple juga akan meningkat tajam pada 2016 mendatang. Selain itu, Apple Pay juga akan menjadi target serangan.

Dick O’Brien, peneliti dari Symantec seperti dilansir BBC (11/12/2015) lalu mengatakan, Apple menjadi target serangan siber karena produknya yang sangat populer. Meski total ancaman malware yang menargetkan Apple relatif lebih rendah daripada Windows dan Android. Namun pada 2016 mendatang, ancaman terhadap produk Apple akan meningkat drastis.

Tahun 2014 lalu, tercatat ada sekitar 10,000 – 70,000 komputer Mac yang diinfeksi malware setiap bulannya. Angka ini jauh lebih rendah daripada komputer Windows. Tampaknya Apple masih merupakan sebuah platform yang relatif aman, namun, peluang serangan siber dan virus akan meningkat signifikan.

Pada Januari – September 2015 lalu, angka pada komputer Mac OS X yang terinfeksi virus telah naik hingga tujuh kali lipat dibanding sepanjang tahunan tahun lalu. Hal ini terutama disebabkan melonjaknya “Grayware, program yang dikenal sebagai perangkat abu-abu yang memanfaatkan freeware dan shareware melalui fungsi download otomatis, menyusup ke dalam sistem komputer, dan sulit untuk dihapus begitu dikendalikan olehnya, grayware ini akan selalu memunculkan iklan yang sangat mengganggu dan merekam kebiasaan browsing page pengguna.

Symantec juga menemukan tujuh ancaman baru terhadap iOS dan jailbreak, yang sangat rentan disusupi. Selain PC, hacker juga menargetkan pengguna bisnis yang menggunakan komputer Mac. Oleh Symantec, sebuah kelompok spionase cyber yang membidik perusahaan disebut “Butterfly”, telah banyak menyerang perusahaan terkenal, dan mengembangkan perangkat lunak berbahaya untuk menyerang komputer Windows dan Apple.

Penelitian Symantec juga menemukan bahwa ada sekitar 96% dari malware itu ditujukan pada perangkat Android. Namun, hacker juga terus berusaha menemukan lebih banyak cara untuk menyerang perangkat Apple. Baru-baru ini, FireEye juga menemukan malware XcodeGhost telah menemukan cara menyusup ke jaringan 210 perusahaan AS, namun, perangkat tersebut segera dihapus dari Apple Store. Meskipun belum diketahui adanya serangan terhadap Apple Pay. Namun, ia akan menjadi salah satu target serangan hacker, ungkap Dick O’Brien, peneliti di Symantec. (Jhon/asr)

Share

Video Popular