Oleh: dr. Soe Hyo – Seok

Penampilan kulit merupakan salah satu kriteria utama dari kecantikan, dan dalam sepanjang sejarah umat manusia, baik bagi kaum perempuan di Timur maupun Barat, mereka selalu berupaya agar kulitnya menjadi tampak lebih indah dengan menggunakan serangkaian perawatan kulit.

Hari ini telah terjadi kemajuan pesat dalam fungsional kosmetika, operasi plastik, dan berbagai perangkat medis perawatan kulit. Industri anti-penuaan yang ditujukan untuk memperlambat proses penuaan dan menjaga kulit agar tetap awet muda saat ini berkembang pesat hingga mencapai tingkat 11 persen per tahun. Selain itu, pasar perangkat medis perawatan kulit diharapkan dapat tumbuh pada tingkat 7,4 persen per tahun hingga tahun 2017.

Banyak perempuan yang bersedia membayar mahal dan rela menjalani rutinitas perawatan kulit sehari-hari dengan harapan memiliki kulit yang lembut dan sehalus sutera, mereka menggunakan kosmetik mahal yang dapat memblokir sinar UV, memutihkan, meregenerasi, dan mengurangi keriput. Banyak juga perempuan yang rela menjalani prosedur suntikan filler, botox, lift wajah, cangkok lemak, bedah kosmetik, bahkan hormonal dan suntikan sel batang dengan mengatasnamakan kecantikan.

Dengan berlimpahnya produk dan prosedur ini di pasaran, telah mencerminkan keinginan manusia agar selalu terlihat tampak lebih muda dari usia sebenarnya, namun kebanyakan produk tersebut dangkal dan tidak membantu memulihkan sistem yang membuat kulit berseri dengan vitalitas.

Siklus penyakit kulit ganas

Seiring dengan kemajuan di bidang dermatologi, telah memberikan kaum perempuan lebih banyak pilihan dalam perawatan kulit, namun demikian jumlah pasien yang menderita penyakit kulit juga secara bertahap meningkat di seluruh dunia. Jerawat, bintik-bintik penuaan, dan kehamilan yang terkait dengan bercak-bercak hitam (chloasma) terus menjadi masalah yang belum terpecahkan bagi banyak perempuan, dan juga rasa nyeri dari penyakit kulit kronis seperti eksim dan psoriasis yang parah.

Karena gejala penyakit kulit sangat mencolok memengaruhi penampilan, maka orang cenderung menggunakan obat dan salep untuk menyingkirkannya secepat mungkin. Dengan banyaknya jenis perawatan ini, kulit dapat diperbaiki dengan segera, tetapi setelah beberapa minggu dapat menjadi lebih buruk lagi, sehingga menyebabkan pasien mencari dosis yang lebih tinggi lagi dari obat semula.

Dosis yang lebih tinggi dapat menghasilkan perbaikan, namun gejala pastinya akan kambuh lagi bahkan lebih parah. Siklus penanganan sementara yang diikuti dengan peningkatan kejengkelan yang pada akhirnya akan menghasilkan situasi tanpa harapan di mana tidak ada obat yang efektif untuk penyakit ini.

Pengobatan yang sesungguhnya

Jika Anda atau seseorang yang terjebak dalam siklus tersebut, mungkin kisah Rachel Kim (nama samaran) akan menarik Anda.

Rachel Kim, adalah seorang warga New Jersey, AS, ia memiliki kondisi paru-paru yang disebut bronkiektasis (atau bronchiectasia), yang ditandai dengan batuk terus-menerus dengan kelebihan dahak. Ketika datang ke tempat praktik saya dia telah mengalami muntah darah dan dahak beberapa kali sehari. Saya merekomendasikannya untuk membersihkan paru-parunya dengan jamu, dan dia rajin mengikuti instruksi saya. Frekuensi batuk berdahaknya mulai secara bertahap menurun dan setelah 8 bulan sudah tidak ada darah lagi.

Selain itu, ia juga memperoleh manfaat yang tak terduga. Meskipun hanya dimaksudkan untuk menyembuhkan penyakit paru-parunya, namun penampilan kulitnya juga terjadi perbaikan yang sangat mencolok, sampai-sampai rekan-rekannya menanyai apa rahasia perawatan kulitnya.

Dan kasusnya bukanlah hal yang khusus. Saya telah menjumpai pasien yang tak terhitung jumlahnya dalam karier saya, kulitnya telah berangsur membaik ketika penyakit paru-paru mereka dirawat dengan baik. Jika hubungan ini tampaknya membingungkan, Anda akan memahami alasannya ketika mengamati ke dalam prinsip-prinsip kedokteran Korea.

Penyebab versus manifestasinya

Ketika terdapat masalah di dalam tubuh, maka akan terwujud secara lahiriah. Gejala nyata pada kulit menunjukkan bahwa ada masalah di bawahnya, jadi dengan demikian hal tersebut adalah ‘hasil’ bukan ‘penyebab’ dari masalah. Jadi, kita perlu menghapus ‘penyebab’ untuk memberantas masalah pada akarnya.

Fakta terpenting adalah area manifestasinya berbeda-beda, tergantung bagian tubuh mana yang terjadi masalah. Dalam pengobatan oriental, paru-paru adalah salah satu dari lima organ utama, dan kulit adalah bagian tubuh yang bersesuaian dengannya. Dari sudut pandang ini, kulit adalah cermin yang menjabarkan kondisi paru-paru sehingga dengan membersihkan paru-paru, berarti juga membersihkan kulit.

Paru-paru memastikan sirkulasi dan komunikasi harmonis antara internal dan eksternal dengan membuka sepenuhnya folikel rambut dan pori-pori keringat yang tertutup rapat. Sebagian besar komunikasi ini berupa menghirup energi dengan napas dan pembuangan limbah dengan pengeluaran napas tersebut.

Jika ada yang kelebihan, stres berulang atau iritasi pada kulit dan kulit kepala, maka akan memengaruhi paru-paru, dan mengakibatkan penurunan fungsi paru-paru.

Seperti yang saya katakan dalam artikel ke-3, saya percaya bahwa meskipun gejala penyakit kulitnya berbeda, namun mereka memiliki penyebab dasar yang sama. Mereka timbul dikarenakan akumulasi limbah dan zat beracun di bawah kulit.

Karena hanya ada penyebab tunggal, berarti metode pengobatannya juga tunggal. Pengosongan limbah ini akan menyembuhkan penyakit kulit. Membuka pori-pori keringat dan folikel rambut tubuh akan membantu proses detoksifikasi ini.

Untuk membuka pori-pori keringat, bisa dilakukan dengan berolahraga, mandi sauna atau uap, dan merendam tubuh bagian bawah dengan air hangat merupakan metode yang efektif. Namun, ini saja tidak akan menyembuhkan penyakit kulit seperti eksim dan psoriasis, yang hanya dapat dihilangkan ketika folikel rambut di tubuh sepenuhnya terbuka untuk jangka waktu lama.

Ketika folikel rambut tubuh dibuka, masalah sampah lemak dapat dibuang dengan benar dan penyakit kulit kronis dapat disembuhkan secara total.

Amandel yang sehat untuk kulit sehat

Jika fungsi paru-paru rusak, maka akan memperburuk amandel, yang merupakan garis pertahanan pertama tubuh. Ketika amandel terganggu, berbagai kuman patologis akan dapat menyusup ke dalam tubuh dan menyebabkan berbagai penyakit kulit dan sistem pernapasan.

Oleh karena itu, dengan memperkuat fungsi paru-paru akan mendapat amandel yang sehat, itulah kuncinya. Ketika amandel sehat, akan memproduksi limfosit sehat (sejenis sel darah putih) untuk melawan kuman berbahaya. Selain itu, kemampuan kekebalan tubuh dan kemampuan penyembuhan diri akan dimaksimalkan, sehingga akan memungkinkan tubuh secara mendasar menyembuhkan penyakit kulit seperti eksim dan psoriasis.

Jalan kesembuhan bisa jadi sengsara

Proses dan penampilan kulit disaat membuang zat-zat beracun, sangat beragam. Pembersihan selesai dikerjakan setelah kulit pasien mengalami berbagai tahapan termasuk gatal, kulit bersisik, luka, dan cairan yang keluar dari luka. Jadi hal ini membutuhkan beberapa tingkat daya tahan pasien. Namun, pasien harus ingat bahwa tahapan ini seperti menyeberangi sungai dan mendaki gunung, tidak mudah untuk dilakukan tetapi kulit yang indah telah menunggu di penghujung jalan.

Prinsip-prinsip yang telah saya jelaskan di atas mungkin tampak sangat sederhana, namun saya membutuhkan waktu yang lama, dan banyak melakukan penelitian dan observasi klinis untuk merealisasikannya.

Selama perjalanan karier, saya telah menjumpai puluhan ribu pasien penyakit kulit yang tidak dapat disembuhkan sepenuhnya, telah berhasil sembuh total dengan menggunakan metode ini. Jadi kini saya bisa katakan dengan pasti, adalah mungkin mengobati semua penyakit kulit dengan membuang seluruh limbah di bawah kulit, dengan demikian memulihkan kesehatan paru-paru.

Jadi bayangkan hilangnya spot usia, jerawat, eksim, psoriasis, dan lain-lain, setelah paru-paru dibersihkan, maka keindahan kulit Anda sepenuhnya pulih. Bagaimana tidak menggembirakan hal ini! (Ajg)

Bersambung

Dr. Seo Hyo Seok adalah direktur Rumah Sakit Pengobatan Pyunkang Korea, yang memiliki tujuh cabang di Korea Selatan, satu di Stanton University, California, dan satu lagi di Atlanta, keduanya di AS. Dr. Seo termasuk peringkat atas dari Kyung Hee University, Korea, dan telah bertahun-tahun melakukan penelitian untuk mengembangkan formula herbal Pyunkang-Hwan, yang dapat meningkatkan kekebalan dengan memperkuat fungsi paru-paru. Ia telah membantu penyembuhan lebih 155.000 pasien dari berbagai kondisi.

Share

Video Popular