Keterangan gambar: Beberapa objek bergerak dalam rekaman video yang tidak bisa sepenuhnya dipastikan. (Sumber: NASA)

Dalam rekaman video terkait atmosfer bumi yang dibuat NASA pada 24 tahun silam, ditemukan ribuan titik cahaya ganjil, dan hingga sekarang masih membingungkan para ilmuwan, demikian dilansir “Daily Express” Inggris. Video yang membingungkan itu tertangkap oleh pesawat ulang alik milik NASA STS-48discovery space shuttle semasa tahun 1991.

Dari tayangan video tersebut, bisa kita saksikan puluhan titik terang bergerak dengan pola yang ganjil, terkadang bergerak dengan cepat dan sesekali melambat. Selain itu juga kadang disertai dengan kerlipan cahaya. Beberapa titik terang itu melesat ke bumi, sementara lainnya meninggalkan bumi dengan cepat dan melesat ke angkasa.

Arjun Walia, penulis tentang fenomena ruang angkasa yang selama ini selalu fokus pada berbagai penelitian mengatakan, “Dalam video tersebut, Anda bisa menyaksikan sekitar selusin objek tampak bergerak dengan pola yang ganjil. Ketika satu objek mendekati cakrawala dan bergerak menuju ke bumi, satu objek lain yang berkilauan melintas dengan ekstrim cepat (perhatikan pada detik ke-33) dalam medan penglihatan kita. Objek yang menuju ke bumi tersebut direfleksikan dengan cepat masuk ke luar angkasa. Seluruh dunia juga telah menyaksikan pemandangan itu, dan fakta ini menyiratkan perlunya memberikan suatu penjelasan, karena itu tayangan dalam video tersebut sudah barang tentu menarik perhatian yang luar biasa. Sulit untuk mengabaikan objek ganjil yang mengambang dan bercahaya yang mengubah arahnya dengan ekstrim cepat.”

Setelah beberapa tahun sejak rekaman video itu, telah dipublikasikan sejumlah makalah penelitian untuk mempelajari dan menelaah perihal tersebut, dan teori yang dikemukakan adalah wormholes (lubang cacing) hingga teori ice particles (partikel es).

Dr. Jack Kasher, profesor Emeritus dari University of Nebraska, Lincoln, Amerika Serikat, membeberkan bukti lubang cacing dalam analisisnya dengan mengatakan, “Tidak peduli apakah lubang cacing atau ruang angkasa yang terdistorsi, ada satu cara untuk menghasilkan energi. Dan pada kenyataannya, caranya telah ditemukan dalam pertunjukan video tersebut.

Dalam makalah yang dipublikasikannya di New Frontiers Science, Dr Mark J. Carlotto menjelaskan bahwa fenomena tersebut merupakan salah satu fenomena paling ganjil yang diamati pesawat ruang angkasa.

“Hal itu mungkin merepresentatifkan suatu fenomena atmosfer baru yang ditemukan di ruang angkasa. James Oberg, sejarawan dan jurnalis ruang angkasa Amerika memberikan penjelasan secara langsung dan non-supranatural. Itu adalah akibat starter mesin pendorong pesawat antariksa, sehingga merusak partikel es,” ujarnya singkat. (secretchina/joni/rmat)

https://www.youtube.com/watch?v=aS4GYJtVqkY&feature=youtu.be

 

 

Share

Video Popular