Jahe dianggap sebagai ramuan penghangat dalam pengobatan herbal Tiongkok, dan untuk alasan ini, sangat berguna bagi mereka yang memiliki salah satu dari kondisi di atas dengan konstitusi dingin secara keseluruhan. (iSTOCK)

Apa yang membuat umbi jahe menjadi penuh manfaat? Umbi tanaman jahe berasa tajam dan pedas, dan sejak dulu digunakan untuk mengobati sakit perut, diare, mual dan penyakit ringan lainnya.

Apa yang kebanyakan orang tidak tahu mengenai jahe (zingiber officinale) adalah rahasianya di dalam ramuan Tiongkok, yakni seputar tentang dosis.

Pentingnya 2 D (dosis dan durasi)

Baik Anda minum teh jahe, atau mengonsumsi suplemen jahe dalam bentuk kapsul, atau ekstrak, tincture (larutan obat dalam alkohol), dan paket ekstrak yang terkonsentrasi, Anda harus mempertimbangkan masalah 2 D (dosis dan durasi). Pertimbangan penting lainnya adalah potensi dari produk yang Anda gunakan, karena minyak atsiri, gingerol (unsur aktif dari umbi jahe segar) dan shogaol (unsur aktif yang beraroma tajam atau pedas dari umbi jahe segar) adalah komponen yang menguntungkan. Pertimbangkan untuk membeli hanya ekstrak herbal sepenuhnya karena jahe juga mengandung sulfida, polifenol, karotenoid, kumarin, saponin, sterol, curcumin, dan phthalid yang semuanya berkontribusi terhadap efektivitas jahe.

Jahe telah banyak diteliti manfaatnya sejak mulai digunakan dalam pengobatan Tiongkok kuno, kedokteran Ayurvedic dan bahkan obat-obatan Arab. Jahe telah ditemukan untuk membantu mengurangi risiko yang terkait dengan penyakit jantung, karena menjadi pengencer darah yang alami. Hal ini dapat membantu dalam mengobati penyakit jantung, di mana pembuluh darah bisa menjadi tersumbat dan menyebabkan serangan jantung atau stroke. Tentu saja diperlukan studi lebih lanjut.

Pedoman dosis umumnya:

Untuk yang berhubungan dengan mual dan muntah saat kehamilan, berdasarkan studi tubuh manusia, disarankan mengonsumsi 1gram jahe per hari dan tidak lebih dari 4 hari. Beberapa studi telah menemukan bahwa jahe lebih baik di banding plasebo dalam mengurangi mual di pagi hari (morning sickness).

Beberapa penelitian menemukan jahe juga dapat membantu mengurangi mual dan muntah setelah operasi. Dua penelitian menemukan bahwa 1 gram jahe sebelum operasi dapat mengurangi mual, sama efektifnya dengan obat ternama. Dalam salah satu studi ini, perempuan yang diberikan jahe, memerlukan obat untuk mual yang lebih sedikit setelah operasi.

Ekstrak jahe telah lama digunakan dalam praktek medis tradisional Tiongkok untuk menghangatkan bagian tubuh tertentu untuk membantu pencernaan. Jahe dianggap sebagai ramuan penghangat dalam pengobatan herbal Tiongkok, dan untuk alasan ini sangat berguna bagi mereka yang memiliki salah satu dari kondisi di atas dengan konstitusi dingin secara keseluruhan.

Di antara semua manfaat, khususnya yang paling berguna adalah kemampuan jahe untuk menurunkan kolesterol dan membantu mencegah pembekuan darah.

Catatan:

• Jangan memberikan jahe untuk anak di bawah usia 2 tahun. Jahe dapat dikonsumsi anak-anak yang berusia lebih dari 2 tahun, untuk mengobati mual, kram perut, dan sakit kepala.

• Dosis standar: 75 – 2.000 miligram yang dibagi-bagi dalam makanan, dosis standarnya mengandung 4% minyak atsiri atau 5% dari total senyawa tajam termasuk 6-gingerol atau 6-shogaol.

• Untuk mual, kembung atau gangguan pencernaan: 2 – 4 gram umbi segar setiap hari (0,25 – 1,0 gr bubuk jahe) atau 1,5 – 3,0 ml (30 – 90 tetes) ekstrak cair setiap hari.

• Untuk mencegah muntah, konsumsi 1 gram bubuk jahe (1/2 sdt) atau yang setara dengannya, setiap 4 jam sesuai kebutuhan (ti-dak melebihi 4 dosis harian), atau 2 kapsul jahe (1 gram), 3 kali sehari.

• Anda juga dapat mengunyah 7 gram jahe segar bila diperlukan.

• Untuk kehamilan yang disertai muntah-muntah, gunakan 250 mg 4 kali sehari sampai 4 hari.

• Bicarakan dengan dokter sebelum mengonsumsi jahe jika digunakan sebagai obat pengencer darah.

• Untuk nyeri radang sendi: 250 mg 4 kali sehari selama beberapa bulan.

• Mintalah saran dari akupunktur atau herbalis untuk membantu Anda menentukan dosis yang tepat. Secara umum untuk orang dewasa, jangan lebih dari 4 gram jahe per hari, termasuk dikonsumsi dalam makanan. Ibu hamil tidak harus mengambil lebih dari 1gram per hari.

Berikut adalah sejumlah daftar manfaat jahe: mabuk udara, radang sendi, pilek biasa, sakit perut, terapi tambahan selama kemoterapi, membantu pencernaan, kelelahan, flu, sakit kepala, beberapa kondisi gangguan jantung, peradangan, mabuk, kram menstruasi… dan lain-lain. (Ajg)

Share
Tag: Kategori: KESEHATAN

Video Popular