Keterangan foto: Untuk mengantisipasi campur tangan Jiang Zemin dalam urusan internal Tiongkok, Xi Jinping melakukan serangkaian pencegahan yang membuat Jiang bagai hidup dalam tahanan rumah. (Getty Images)

Oleh Zhang Dun

Luo Yu (71) putra kedua dari almarhum Jendral Luo Ruiqing pejuang seangkatan dengan Mao Zedong, dalam wawancaranya dengan Epoch Times baru-baru ini mengungkapkan bahwa Jiang Zemin sudah berada dalam pengawasan ketat sehingga sulit berkutik. Sementara itu, editor majalah Hongkong ‘Sentinel’ Liu Dawen dalam wawancaranya dengan media ‘Secretchina’ pada 23 Desember 2015 mengatakan, untuk mengantisipasi campur tangan Jiang Zemin dalam urusan internal Tiongkok, presiden Xi Jinping telah melakukan serangkaian pencegahan selain reformasi di bidang militer, melarang Jiang Zemin mengadakan pertemuan pribadi juga mengganti seluruh personil penjaga keamanan Jiang Zemin setiap bulan.

“Tidak berbeda dengan tahanan rumah,” ungkap Liu Dawen.

Para penjaga keamanan itu bertanggung jawab kepada Biro Pusat Pengawalan yang dipantau langsung oleh rezim Xi Jinping. Itu untuk mempersulit Jiang Zemin memperdaya petugas. Petugas juga diwajibkan menyampaikan laporan harian tentang semua kegiatan Jiang Zemin.

“Dengan siapa saja Jiang bertemu hari ini, berapa lama, mungkin usulan perbaikan kalau ada dan sebagainya,” kata Liu Dawen.

Liu menambahkan, karena waktu tugas yang sengaja diatur pendek, sehingga baik personil jaga maupun Jiang Zemin tidak memiliki kesempatan untuk berhubungan secara dekat.

“Ini adalah upaya untuk memutus saluran pesan ke luar yang dulunya dilakukan lewat sekretaris, sopir pribadi atau personil pengawal Jiang Zemin. Sekarang ia sudah kehilangan saluran untuk bertukar informasi dengan dunia luar,” jelas Liu dalam wawancara.

Liu Dawen menjelaskan lebih lanjut bahwa pada awal tahun ini, dalam situasi ramai dipergunjingkan oleh masyarakat, Jiang beserta rombongannya tiba-tiba muncul di daerah pariwisata bernama Dongshan Ling (Bukit Gunung Timur) di Pulau Hainan untuk menyampaikan pesan bahwa ‘”saya masih eksis dan akan bangkit kembali,” Hal ini kembali membuat rezim Xi Jinping merasa jengkel menghadapi ulah Jiang. Diharapkan melalui beberapa cara pencegahan terakhir ini bisa membuat aksi ”menangkap harimau” berjalan lebih lancar.

Luo Yi berpendapat, rezim Xi Jinping sudah berhasil memaksa Jiang berdiam dalam tahanan rumah, belakangan ini sudah tidak ada lagi isu-isu tentang Jiang Zemin yang beredar di jaringan internet. Para netizen pun berpendapat yang sama.

Cukup lama berita tentang Jiang Zemin menghilang dari media sampai 3 September 2015 lalu ia baru menampilkan wajah di atas panggung Tiananmen untuk menyaksikan parade militer bersama Xi Jinping. Setelah itu, kabar Jiang lagi-lagi menghilang. Orang luar percaya bahwa penampilan kali itu memang sengaja diatur oleh otoritas. (sinatra/rmat)

Share

Video Popular