Keterangan foto: Ilustrasi

Sebuah pesawat penumpang milik perusahaan Malaysia Airlines yang semestinya terbang ke utara menuju Kuala Lumpur setelah lepas landas dari bandara di New Zealand, ternyata sedang terbang ke selatan menuju Melbourne. Beruntung pilot menyadari kesalahan dan segera berkomunikasi dengan petugas menara untuk memperbaiki arah terbang. Pihak berwenang sedang melakukan penyidikan atas insiden tersebut.

Menurut media New Zealand bahwa pesawat penumpang Malaysia Airlines MH-132 jurusan Auckland – Kuala Lumpur yang lepas landas pada Hari Natal pukul 02:32 baru diketahui sedang terbang ke arah selatan menuju Melbourne, Australia 8 menit kemudian. Pilot pesawat lalu melakukan kontak radio dengan menara kontrol yang kemudian menemukan adanya inkonsistensi rencana penerbangan antara yang dimiliki oleh perusahaan penerbangan dengan pilot.

Di atas Laut Tasman, pilot kemudian meminta ijin mengubah haluan terbang menuju barat laut arah Kuala Lumpur. Beruntung proses tersebut tidak sampai mengganggu para penumpang dalam pesawat.

Perusahaan yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan dan penyedia layanan navigasi udara jalur Pasifik bagian selatan dan New Zealand, Airways mengatakan bahwa terdapat “penyimpangan kecil” dalam laporan penerbangan yang mereka terima dari maskapai penerbangan dengan pilot. Meskipun tujuan akhir dari penerbangan MH-132 adalah Kuala Lumpur, tetapi jalur yang ‘salah’ itu juga merupakan route populer maskapai. Airways mengatakan, perusahaan akan membentuk tim investigasi internal untuk menyelidiki kejadian tersebut walau hal ini tidak sampai mengganggu keselamatan penumpang. Perusahaan MAS juga berjanji akan mengusut masalah ini.

Komentator penerbangan dari New Zealand, Peter Clark justru memuji pilot MH-132 yang dapat segera mendeteksi masalah dan mempertanyakan letak kekeliruannya, tidak membabi-buta menerbangkan pesawat yang membawa mereka ke Samudra Antartika. (sinatra/rmat)

Share

Video Popular