Sebuah dinosaurus baru telah ditemukan. Ia berdiri dengan kaki belakangnya dan berukuran kira-kira sebesar anjing spaniel (tinggi 50 cm).

Spesies dinosaurus pemakan tumbuhan ini ditemukan oleh para peneliti di Universitas George Washington dan Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok di Provinsi Zingjiang, Tiongkok.

Dinosaurus yang dinamai Hualianceratops ini mungkin masih terkait dengan Triceratops, menurut pernyataan para ilmuwan. Penemuan ini dipublikasikan minggu ini di jurnal online PLOS ONE. Hualianceratops hidup sekitar 160 juta tahun yang lalu, di awal Periode Jurassic Akhir.

“Mengidentifikasi Hualianceratops memungkinkan kita untuk memperluas keluarga dinosaurus berparuh (Ceratopsia), yang mencakup spesies populer seperti Triceratops dan Psittacosaurus,” kata Fenglu Han, seorang mahasiswa pascasarjana di School of Earth Sciences di China University of Geosciences yang juga merupakan penulis utama makalah tersebut.

“Sekarang kita mengetahui dinosaurus bertanduk berkembang pada awal periode Jurassic Akhir, dan mereka hidup berdampingan dengan Guanlong, yang merupakan kerabat awal T-rex dan mungkin mengancam perkembangan mereka.”

Nama Hualianceratops sendiri berasal dari kombinasi “Hualian” yang dalam bahasa Tionghoa berarti wajah hias, mengacu pada tekstur yang ditemukan pada sebagian besar tengkorak, dikombinasikan dengan ceratops (wajah bertanduk) dari bahasa Yunani, akhiran umum untuk dinosaurus bertanduk. Sementara “wucaiwan” (istikah Tionghoa untuk danau lima warna) berasal dari daerah dimana spesimen tersebut ditemukan.

Fosil yang ditemukan termasuk gigi dan tulang kaki. Mereka ditemukan di daerah yang sama dengan Yinlong, dinosaurus yang juga serupa, pada tahun 2002. (Zzr)

Share

Video Popular