Keterangan foto: Para ‘polwan’ IS membunuh dan memutilasi seorang ibu Suriah yang sedang menyusui bayinya. (oto Twitter)

Organisasi teroris berbuat kebrutalan di berbagai tempat, membuat masyarakat ngeri menghadapinya. Baru-baru ini media melaporkan bahwa seorang wanita Suriah yang berada di bawah pohon sedang menyusui bayinya yang ia sembunyikan di dalam pakaian burka berwarna hitamnya, dibunuh.

Tetapi masih tertangkap mata wanita dari kelompok Al-Khansaa Brigade yang sedang melakukan perondaan. Para ‘polwan’ itu kemudian menuduh ibu tersebut melakukan tindakan di depan publik yang bertentangan dengan agama. kemudian dihukum mati oleh mereka dan jenasahnya pun dipotong-potong.

‘Apple Daily’ mengutip media Inggris ‘the Sun’ memberitakan bahwa dalam organisasi ekstremis Islamic State/ IS itu terdapat sekelompok wanita pejihad Al-Khansaa Brigade namanya, yang tugasnya untuk menegakkan hukum Islam dan melakukan perondaan di masyarakat. Di saat itulah mereka menemukan ibu Suriah itu sedang menyusui bayinya di bawah pohon. Meskipun bayinya itu sudah disembunyikan dalam pakaian burka yang berwarna hitam, tapi masih saja tertangkap mata mereka.

Menurut berita itu, awalnya seorang peronda wanita mendatangi ibu itu dan merebut bayi lalu diserahkan kepada rekannya. Setelah itu ibu tersebut disiksa ramai-ramai sampai mati dan jenasahnya pun dimutilasi.

Al Khansaa Brigade baru dibentuk 1,5 tahun yang lalu. Mereka mengaku beranggotakan para pejihad wanita dari negara-negara Afrika Utara, Arab, Irak, Chechnya, termasuk Eropa barat.

Untuk bertempur melawan IS, Angkatan Bersenjata Suriah baru-baru ini membentuk legiun wanita ‘Al-Mahavir’. Dari video pelatihan mereka dapat terlihat bahwa para pejuang wanita Suriah itu selain bisa memasak di dapur, menjaga anak-anak, mereka juga tidak takut untuk berperang melawan penjahat demi mempertahankan kampung halaman mereka yang sudah porak poranda akibat perang saudara yang sudah berkobar lebih dari 4 tahun. (sinatra/rmat)

 

Share

Video Popular