Oleh: Zheng Xiaoqi

Penelitian menunjukkan, orang yang tidak mudah menderita demensia (Alzheimer) lebih mungkin untuk berumur lebih panjang. Jadi, jika mengembangkan kebiasaan hidup agar tidak menderita demensia, menjadi centenarian (peraih usia 100 tahun ke atas) bukanlah mimpi yang tak dapat dijangkau.

Berikut ini referensi intisari dari isi buku “101 Cara Hidup Sampai 100 Tahun Tidak Pikun” yang memberikan informasi sejumlah kebiasaan hidup agar otak secara kontinyu mempertahankan vitalitas.

Kebiasaan makan

Kurangnya nutrisi lantas memengaruhi fungsi normal otak, kemungkinan menderita demensia atau pikun pun relatif meningkat. Jadi, kebiasaan makan merupakan aspek penting untuk memastikan kesehatan tubuh yang baik.

1. Setidaknya 3 kali seminggu minum jus sayuran atau buah

Takuji Shirasawa, profesor anti penuaan dari Universitas Juntendo, Jepang, dalam bukunya memerkenalkan, setidaknya 3 kali dalam seminggu perlu minum jus sayur atau jus buah, itu dapat mengurangi risiko terkena penyakit pikun, tapi tidak lebih dari satu gelas per hari. Secara khusus, ia menyebutkan bahwa jus delima mengandung zat polifenol tinggi, bermanfaat untuk otak.

2. Makan bawang bombay mentah

Bawang bombay baik untuk perlindungan jantung berkat kandungan tinggi flavonoid yang mengandung senyawa sulfur, dapat mencegah aterosklerosis dan hipertensi, makan bawang bombay secara mentah hasilnya lebih baik, disarankan diiris tipis, dibuat seperti makan sayur salad. Setiap hari makan separuh buah yang mentah atau minum jus bawang bombay dalam jumlah yang sama, dapat meningkatkan sekitar 30% kolestrol baik dari orang yang berpenyakit jantung.

Takuji Shirasawa menyarankan, minyak zaitun tidak mudah mengalami pengasaman, dapat mengurangi kolesterol jahat dalam darah, juga berpengaruh pada pencegahan aterosklerosis.

3. Sarapan dengan natto

Penyebab demensia dapat dibagi menjadi dua jenis yakni jenis penyakit Alzheimer dan jenis lainnya adalah gangguan serebrovaskular; dan gangguan serebrovaskular dapat dibagi menjadi dua jenis pula yakni: satu adalah akibat pecahnya pembuluh darah otak dan disebabkan oleh darah yang tidak dapat dialirkan, jenis yang lain adalah penyumbatan pembuluh darah yang disebabkan oleh darah yang tidak dapat bersirkulasi.

Takuji Shirasawa mengatakan dalam bukunya, natto (makanan tradisional Jepang yang terbuat dari biji kedelai yang difermentasi dengan bacillus subtilis, biasanya dimakan untuk sarapan) alami mengandung komponen yang disebut nattokinase yang berguna untuk mengencerkan darah, mempunyai daya kuat untuk melarutkan bekuan darah, jadi pastikan untuk setiap pagi makan natto alami.

4. Prinsip 70% kenyang

Orang Jepang senantiasa mengikuti prinsip makan jangan terlalu kenyang. Takuji Shirasawa dalam surveinya menemukan, setiap centenarians (orang berusia 100 tahun keatas) memiliki satu kesamaan yaitu, sejak muda tidak pernah gemuk.

Mulai dari usia muda menjaga berat badan, hal ini dilihat dari sudut pandang kedokteran juga adalah sangat sehat, itu sebabnya pengontrolan kalori dan kebiasaan setiap hari makan hanya 70% kenyang, juga merupakan kunci untuk mencapai umur panjang.

Penelitian dari Massachusetts Institute of Technology, AS, juga menemukan gen umur panjang dalam asupan kalori pada saat 60 – 70% kenyang baru dapat diaktifkan.

5. Minum segelas air hangat setelah bangun pagi

Setelah tidur semalaman, tubuh akan kehilangan sekitar 500 ml air, maka perlu menambahkannya segera setelah bangun pagi. Air hangat akan membantu meningkatkan suhu tubuh, setiap kenaikan 1 derajat Celcius, metabolisme dasar tubuh manusia juga akan meningkat sebesar 10%.

Ada pula ahli gizi yang mengatakan bahwa ketika orang baru bangun, organ-organ tubuh secara perlahan juga terbangun, minum air hangat dalam keadaan perut kosong bukan hanya tidak akan mengiritasi saluran pencernaan, tetapi malah dapat membantu pergerakan motilitas usus dan BAB (buang air besar).

6. Makanan lain

Jumlah orang India yang menderita penyakit Alzheimer sangat jarang. Takuji Shirasawa mengusulkan, curcumin dalam bubuk kari dapat membantu aktivitas liver dalam menghambat kolesterol jahat, dan juga menghapus peran reactive oxygen species; masakan Mediterania dan masakan Jepang juga sama-sama menggunakan bahan yang mudah dicerna oleh tubuh seperti ikan, sayuran, kacang-kacangan, buah-buahan dan sereal, percobaan menegaskan bahwa orang yang mempunyai kebiasaan makan seperti itu, kemungkinan menderita penyakit Alzheimer makin rendah.

Prinsip makan Jeanne Calment (pemegang rekor Guiness World Record untuk orang tertua di dunia, meninggal pada usia 122 pada 1997) adalah makan tidak berlebihan, dia paling suka masakan Mediterania yang menggunakan minyak zaitun dan bawang putih.

7. Hilangkan kebiasaan makan yang buruk

Cola dan soft drink lainnya, makanan cepat saji dan makanan olahan lainnya mengandung banyak fosfor, dapat menghambat tubuh menyerap kalsium, hal ini merugikan kesehatan tulang.

Di tengah malam sekitar pukul 02:00, tubuh paling mudah untuk menimbun lemak, jika pada saat itu perut berada dalam keadaan kosong maka lemak tidak mudah menumpuk, dihitung waktu pencernaan pada umumnya, sebaiknya tidak makan lagi setelah jam 20:00 atau 21 :00. (Hui/Yant)

Selesai

Share
Tag: Kategori: KESEHATAN

Video Popular