Keterangan gambar: Vimana, sebuah pesawat terbang kuno dalam bahasa Sansekerta India. (Internet foto)

Oleh: Ye Yu Huan

Amerika Serikat merasakan pahitnya ketika menyerang Afghanistan pada 2002 silam untuk memburu teroris kakap Osama bin Laden. Hal itu disebabkan oleh alam Afganistan yang keras dengan gunung dan tebing yang tinggi serta para teroris yang bersembunyi di dalam gua dan diikuti oleh sikap nekat para pejuangnya. Hal yang paling memusingkan AS dalam perang anti terorisme-nya di Afghanistan, harus mengatasi alam pegunungan setempat yang terjal, bentuk hunian di dalam gua yang unik. Selain itu, gua-gua di alam pegunungan itu menyimpan misteri besar.

Sebuah studi menyebutkan, bahwa di dalam salah satu gua di antaranya itu terdapat sebuah pesawat terbang kuno yang berusia lima ribu tahun sejarahnya, dalam bahasa Sansekerta India, pesawat terbang itu disebut “Vimana”, sementara itu, delapan tentara AS hilang secara misterius karena berusaha membawa pesawat tersebut.

Vimana digerakkan oleh sumber energi “anti-gravitasi”, lepas landas secara melintang, dan dikatakan mampu untuk beterbangan di langit seperti sebuah helikopter moden. Dalam sebuah literatur yang ada pada kitab Veda, menjelaskan jika mesin terbang pada jaman peradaban kuno India menggunakan zat merkuri untuk menggerakan mesin. Semua penjelasan tentang legenda mesin terbang menurut teks-teks suci milik peradaban India kuno pasti dapat membuat banyak orang berdecak kagum, betapa tidak, kecanggihan dan kemampuan-kemampuan yang dimiliki oleh pesawat terbang pada peradaban kuno belum mampu sepenuhnya dibuat oleh manusia modern, walaupun pada kenyataannya perkembangan teknologi pesawat terbang modern sedang menuju kearah sana.

Meskipun banyak sejarawan yang menuturkan, bahwa Vimana tak lebih dari suatu benda yang dibayangkan orang-orang zaman dulu, namun, bagaimana dengan penggunaan energi listrik, pilot pesawat dan pakaian yang mereka kenakan? Bahkan presentasi terkait isi dari buku manual tentang Vimana yang digunakan para pilot itu?

Sehubungan dengan ini, banyak arkeolog dan ilmuwan yang menuturkan, bahwa mungkin memang ada Vimana seperti itu. Hal ini menimbulkan rasa penasaran orang-orang terkait apakah Vimana tersebut memang benar-benar ada di gua-gua pegunungan Afghanistan. (Secretchina/joni/rmat)

Share

Video Popular