Keterangan foto: Sebelumnya telah tersebar informasi bahwa Jia Tingan (photo insert) telah dinon-aktifkan untuk diinterogasi karena terlibat dalam kasus korupsi yang menyeret mantan wakil kepala Komisi Militer yakni jendral Xu Caihou dan jendral Guo Boxiong.

Oleh: Xia Xiaoqiang

Tahun lalu disaat seperti sekarang ini, penulis telah memaparkan daftar nama “macan besar” yang mungkin akan dilengserkan pada 2015. Diantara macan besar tersebut terdapat 4 orang pejabat setingkat deputi negara yakni Guo Boxiong, Liu Yunshan, Zeng Qinghong dan Jiang Semin. Dari keempat pejabat tersebut hanya Guo Boxiong yang benar-benar lengser. Perang yang dikobarkan Xi Jinping untuk mengepung kubu Jiang Zemin telah berlangsung setahun lagi. Selama setahun, telah terjadi perubahan sangat besar pada situasi di kalangan pejabat tinggi Partai Komunis Tiongkok/ PKT. Lalu pada 2016 ini, siapakah macan besar dari kubu Jiang yang akan dilengserkan? Penulis kembali mendatanya.

1. Jia Tingan

Menempatkan Jia Tingan yang menjabat sebagai deputi Direktur Divisi Politik Umum dalam kesatuan militer PKT sebagai macan besar pertama yang paling mungkin akan dilengserkan pada 2016 ini, adalah karena 3 faktor.

Pertama, Jia Tingan adalah hambatan serius terhadap reformasi di tubuh militer yang dilakukan oleh Xi Jinping. Kubu Jiang Zemin telah menguasai militer selama hampir 20 tahun, lebih dari setengah perwira tinggi setingkat jendral senior yang ada sekarang dipromosikan pada saat jendral Xu Caihou dan Guo Boxiong masih berkuasa. Jiang Zemin memerintah negara dan militer dengan KKN, menyebabkan banyak perwira tinggi militer memilih untuk setia pada sosok tertentu dengan mengacu pada kepentingan semata. Sebelum Xi Jinping bisa merampungkan penempatan orang kepercayaannya dan menyingkirkan seluruh kekuatan kubu Jiang, maka kesatuan militer ini belum bisa dikatakan stabil. Di tubuh militer, Jia Tingan telah membentuk “kubu Henan” yang menjadi hambatan berat yang harus didobrak.

Kedua, Jia Tingan sudah menjadi sekretaris Jiang Zemin sejak 1982. Pada 2004 Jia diangkat sebagai Direktur Kantor Komisi Militer Pusat dan dipandang sebagai “pengawas militer yang mewakili Jiang”, dengan misi utama menghambat Hu Jintao yang kala itu menjabat sebagai Kepala Komisi Militer Pusat. Bankir AS yang bernama Robert Lawrence Kuhn dalam bukunya berjudul “Jiang’s Biography” menyebutkan, Jia Tingan adalah orang nomor dua dalam “tim pemikir” Jiang Zemin, bisa dilihat betapa erat hubungan keduanya. Dan Jia Tingan saat ini adalah garis pertahanan terakhir yang menghadang di posisi depan bagi Jiang Zemin.

Ketiga, sebelumnya telah tersebar informasi bahwa Jia Tingan telah dinon-aktifkan untuk diinterogasi karena terlibat dalam kasus korupsi yang menyeret mantan wakil kepala Komisi Militer yakni Xu Caihou dan Guo Boxiong. Media massa seperti radio Free Asia dari AS, surat kabar “Oriental Daily” dan majalah “Chengming” dari Hongkong juga pernah memberitakan hal ini. Kondisi menunjukkan, lengsernya Jia Tingan hanya tinggal menunggu diumumkan saja.

Keterangan foto: Insiden pembatalan pertunjukan Kelompok Musik Korea Utara bentukan diktator Kim Jong-un yang diinisiasi oleh sang sahabat Liu Yunshan berbuntut ia akan dimintai pertanggung jawaban dan pemangkasan kekuasaan. (internet)

2. Jiang Mianheng

Dilihat dari tingkat jabatannya, Jiang Mianheng tidak bisa dikategorikan macan besar. Tapi karena statusnya maka Jiang Mianheng pun menjadi macan besar yang tidak hanya sekedar nama. Ia tidak hanya raja telekomunikasi RRT, ia juga merupakan putra sulung Jiang Zemin, juga merupakan pengolah praktik korupsi di dalam keluarga Jiang Zemin, termasuk Sekkota Shanghai Han Zheng dan Walikota Shanghai Yang Xiong, keduanya adalah pesuruh Jiang Mianheng.

Setelah Wakil Walikota Shanghai Ai Baojun dilengserkan, ia bersama putranya dicurigai terlibat dalam lingkaran kepentingan Jiang Mianheng. Pemberantasan korupsi Xi Jinping makin mendekati Jiang Zemin, maka “koruptor nomor wahid RRT” Jiang Mianheng pun dengan sendirinya ikut menjadi sasaran. Sama halnya dengan Jia Tingan, Jiang Mianheng juga merupakan garis pertahanan terakhir yang menghadang di posisi depan Jiang Zemin.

3. Liu Yunshan

Berdasarkan aturan umum persaingan politik PKT, Liu Yunshan yang kini menjabat sebagai anggota Dewan Tetap Komisi Politbiro, kecil kemungkinan baginya untuk dilengserkan selama menjabat. Tapi setelah Sidang Paripurna V tahun ini, pemberantasan kelompok Jiang Zemin telah mencapai tahap pendobrakan terakhir, sebagai juru bicara bagi kepentingan kubu Jiang di pentas politik, kepentingan dirinya berikut keluarganya telah menyatu dengan kubu Jiang, sehingga Liu Yunshan terus memanfaatkan sistem propaganda yang dikuasainya untuk menyerang Xi Jinping, Liu berkonspirasi dengan Zhang Dejiang untuk menjalankan rencana kudeta oleh kubu Jiang Zemin terhadap Xi Jinping.

Dua komponen utama yang berperan penting dalam persaingan politik Zhongnanhai adalah “moncong senapan” dan “pedang pena”, sistem propaganda adalah “pedang pena”. Di militer Xi Jinping kini telah menciduk macan besar Xu Caihou dan Guo Boxiong serta mengumumkan reformasi militer. Setelah menguasai “moncong senapan”, kini hambatan terbesar bagi Xi Jinping adalah “pedang pena” yang dikuasai oleh Liu Yunshan, oleh karena itu sangat mendesak bagi Xi Jinping untuk merampas “pena” ini dari tangan Liu Yunshan.

Dalam “Konferensi Kerja Ekonomi”, Xi Jinping menuntut agar “meningkatkan kemampuan orientasi opini”, yang sebenarnya merupakan penyangkalan dan kecaman terhadap pekerjaan sistem propaganda yang dikuasai Liu Yunshan. Apalagi belum lama ini, Xi Jinping melakukan konsolidasi terhadap Sekolah Partai serta membatalkan acara pertunjukan kelompok musik Korea Utara yang direncanakan oleh Liu Yunshan. Jelas Liu Yunshan akan dimintai pertanggung-jawaban, dan kekuasaan Liu akan dipangkas lebih lanjut, Xi Jinping akan mengambil alih seluruh hak bersuara dan opini dari tangan Liu Yunshan. Pada 2016 Liu Yunshan menduduki posisi ketiga sebagai sasaran yang mungkin akan dilengserkan. (sud/whs/rmat)

 

BERSAMBUNG

Share

Video Popular