Untuk mampu menjadi negara adidaya masih sangat jauh

AS jelas telah mengamati perubahan pandangan dan sikap PKT dan meningkatkan kewaspadaannya. Tapi RRT saat ini apakah telah melupakan low profile dan mulai pamer kekuatan di pentas internasional?

Dilihat dari berbagai sudut pandang, PKT sebenarnya tidak punya kemampuan dan modal untuk itu.

Dilihat dari salah satu sumber daya terpenting masyarakat modern yakni informasi, PKT tak memiliki keyakinan dan kemampuan yang cukup untuk melepas strategi “Tāo guāng yǎng huì”.

PKT mengatakan akan membangun jaringan internet RRT yang independen di luar jaringan internet dunia untuk mewujudkan sensor internetnya yang terkenal karena kebusukannya itu. Tapi kebijakan “independen” ini sebenarnya adalah pengakuan bahwa PKT telah kalah dalam perang sensor dengan anti-sensor, dan tanpa sadar telah berubah menjadi negara yang terisolasi dan menapak jalan kematiannya sendiri.

Sesungguhnya RRT masih jauh dari bisa dikatakan sebagai negara besar dan kuat dunia. Bulan Agustus di Flushing, penulis bersama beberapa teman termasuk seorang yang baru saja hijrah dari Tiongkok.

Saat melihat rumah kediaman tua di sepanjang jalan Kissena Avenue di Flushing-New York, teman dari Tiongkok itu nyeletuk, tidak lebih baik daripada kota-kota kabupaten di RRT. Kami semua tertawa dan berkata banyak wilayah di Queens, New York, yang memang sangat mirip dengan kota-kota kabupaten di RRT, terutama kota kabupaten di era tahun 80-an.

Tapi seorang teman lain langsung menjelaskan, jika diperhatikan dengan seksama, lihat infrastruktur di rumah-rumah tua di Flushing ini, mulai dari air keran yang siap minum, sistem drainasi bawah tanah, sistem kantor pos, sistem kontrol elektronik, toilet dan tisu gratis, AC sentral, standar anti-gempa, standar anti-banjir, standar keamanan, sarana komunikasi dan lain-lain, sepertinya kota-kota di Tiongkok yang terlihat gemerlap hanya bisa diungkapkan dengan kata kiasan “permukaan kotoran keledai selalu kelihatan mengkilap”.

Sektor industri manufaktur RRT nampaknya sekarang hanya mengenyam kejayaan selama belasan tahun saja, dan kini telah memudar, bahkan tokoh industri dari Tiongkok berpendapat, industri manufaktur di RRT telah menjadi juru kunci di dunia.

Tokoh industri ini mengamati seksama kondisi pada ajang Hannover Fair di Jerman baru-baru ini dan menyimpulkan bahwa, stan pameran industri manufaktur RRT telah terpinggirkan dan tidak mendapat perhatian.

Penasihat bagi Ketua Komisi Politik Departemen Logistik Pusat PKT Zhang Musheng mengatakan, masalah ekonomi RRT jauh lebih serius daripada yang diketahui masyarakat, ekonomi Tiongkok mungkin akan mengalami “keruntuhan drastis” pada 2015 ini.

Salah satu bank federal AS, Minneapolis Fed, merilis riset yang menunjukkan bahwa meskipun rata-rata pendapatan per kapita RRT cenderung meningkat pesat, tapi 50 tahun mendatang hingga 2061, pendapatan per kapita AS tetap akan dua kali lipat lebih besar dibandingkan RRT. Untuk melampaui rata-rata pendapatan per kapita AS, RRT masih harus menempuh jalan teramat panjang.

Mendorong percepatan persekutuan militer AS-Jepang

Di samping itu, RRT terus berantusias mengembangkan sistem anti-satelit berupaya menghancurkan jaringan satelit GPS, komunikasi,observasi dan pengintai milik AS saat dibutuhkan.

Tapi AS yang memiliki teknologi yang kuat dengan segera telah menciptakan pesawat antariksa mini yakni XS-1, biaya sekali peluncuran kurang dari USD 5 juta (7 miliar rupiah), dan dapat digunakan berulang kali. Kecepatannya mencapai Mach 10, dan dapat mengangkut satelit dengan bobot 1,35 – 2,25 ton hingga mencapai tepi atmosfir bumi, dengan cepat menempatkan satelit di posisi orbit bumi lalu kembali lagi ke bumi.

Ancaman langsung akibat PKT melepas kebijakan Tāo guāng yǎng huì adalah mempercepat persekutuan AS dengan Jepang. Saat ini aliansi AS-Jepang sedang menciptakan senjata canggih untuk menghadapi RRT namun menyangkal digunakan untuk menghadapi RRT. Gabungan teknologi militer AS dan Jepang akan semakin memperbesar jarak tertinggalnya teknologi RRT dengan AS-Jepang setidaknya harus menambah lagi 20 tahun.

Sejumlah opini berpendapat, disaat kaum garis keras AS sedang bangkit seperti sekarang ini, hari ‘baik’ PKT akan berakhir. Pihak AS telah mengenali ambisi buas PKT. Usai Dialog Strategi dan Ekonomi (Strategy & Economy Dialog, SED) AS-RRT yang ke 7, pihak AS mengatakan dialog antara AS dengan RRT sudah tak mampu lagi menyelesaikan masalah yang fundamental! Artinya SED antara AS-RRT telah menemui jalan buntu.

Yang tidak dipahami oleh kalangan luar adalah, apakah meninggalkan kebijakan Tāo guāng yǎng huì ini merupakan niat para pemimpin PKT sekarang, atau ulah partisan Wumao yang membual berlebihan?

Wumao adalah netizen yang dimobilisasi Departemen Propaganda PKT untuk memberi dukungan kepada semua kebijakan PKT dan dibayar 5 sen per jempol.

Jika yang pertama, maka posisi RRT sungguh akan sangat berbahaya. Di tengah strategi internasional, siasat yang terbaik adalah menjalin diplomatik dengan yang jauh dan menyerang yang dekat, tapi posisi PKT sepertinya jauh dekat diserang dan mencari musuh dimana-mana.

Hasil akhirnya akan seperti yang dikatakan PKT sendiri, rezim ini mungkin akan “tercekik dalam buaiannya sendiri.” (sud/whs/rmat)

SELESAI

Share

Video Popular