Keterangan gambar: Hasil studi menemukan bahwa banyak karir manusia terancam diambil alih oleh robot. (foto internet)

Situs Kyodo Jepang melaporkan pada Minggu (3/1/2016), think tank Nomura Research Institute bekerjasama dengan University of Oxford melakukan penelitian tentang dampak potensial dari aplikasi komputer terhadap 601 jenis pekerjaan di Jepang yang menyangkut ‘nasib’ dari 4.28 juta orang karyawan.

Sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh peneliti, bila lebih dari 66% kandungan kejuruan dari 1 jenis pekerjaan dapat diselesaikan atau digantikan oleh kecerdasan buatan atau robotika, maka pekerjaan itu tergolong “yang dapat digantikan.” Melalui perhitungan para peneliti itu kemudian menemukan bahwa 49 % pekerjaan orang Jepang saat ini dapat digantikan dengan aplikasi komputer.

Jenis pekerjaan yang dapat diambilalih oleh robot antara lain: personil manufaktur, pekerja administrasi kantor, pelayan, penjual, pekerja konstruksi dan lainnya.

Namun, penelitian tersebut juga mengingatkan bahwa tugas yang diambil alih oleh aplikasi komputer itu hanya terbatas pada pekerjaan teknis, dan penelitian juga tidak melibatkan pertimbangan masalah yang berkaitan dengan faktor sosial.

Para peneliti mengatakan bahwa penurunan jumlah penduduk Jepang, penuaan yang semakin intensif menyebabkan jumlah tenaga kerja berkurang.

“Kami sedang mempelajari dampak sosial dari pengenalan kecerdasan buatan dan robotika untuk mempertahankan kebutuhan tenaga kerja,” sebut peneliti.

Akibat tekanan dari kekurangan tenaga kerja, Jepang adalah pemimpin dunia dalam urusan penelitian dan penggunaan robot. Eksekutif Bank of England dan ekonom Andy Haldane beberapa waktu yang lalu pernah mengingatkan bahwa, dalam 20 – 30 tahun ke depan, akan ada 80 juta jenis pekerjaan yang terancam akan diambil alih oleh robot. Angka tersebut setara dengan setengah dari jumlah pekerja non pertanian yang tercatat pada Oktober (142.6 juta orang) di Amerika.

Masalah ini tidak hanya terbatas pada Amerika Serikat saja. Andy Haldane dalam pertemuan Trades Union Congress menyebutkan bahwa ancaman serupa akan terjadi di Inggris, 15 juta pekerjaan yang berkaitan dengan nasib dari setengah jumlah penduduk yang bekerja di negeri ini juga akan terancam. (Secretchina/sinatra/rmat)

Share
Tag: Kategori: SERBA SERBI

Video Popular