Keterangan foto: AirlineRatings.com mengeluarkan daftar susunan maskapai yang dinilai dari berbagai aspek. Qantas secara 3 tahun berturut-turut menggondol predikat penerbangan paling aman. (foto Yennan / Epoch Times)

Oleh Wu Ying

Apakah para pembaca Era Baru pada 2016 ini memiliki rencana untuk melakukan perjalanan dengan menggunakan pesawat terbang? Maskapai yang mana yang Anda pilih?

AirlineRatings,com pada Selasa (5/1/2016) telah mengeluarkan daftar ranking untuk 2016 yang dinilai dari berbagai aspek untuk referensi Anda. Perusahaan penerbangan asal Australia, Qantas telah berturut-turut selama 3 tahun menggondol predikat sebagai penerbangan paling aman sedunia.

Qantas selama 95 tahun mengoperasikan transportasi udara, tidak pernah terjadi kecelakaan fatal. Mereka telah menunjukkan kinerja yang luar biasa dalam segi keamanan penerbangan. Ia diakui dunia sebagai maskapai penerbangan yang paling berpengalaman.

20 maskapai penerbangan paling aman

Selain Qntas, ke 19 maskapai penerbangan paling aman yang disusun menurut abjad adalah sebagai berikut :

Air New Zealand, Alaska Airlines, All Nippon Airlines, American Airlines, Cathay Pacific Airways, Emirates, Etihad Airways, Eva Air, Finnair, Hawaiian Airlines, Japan Airlines, KLM, Lufthansa, Scandinavian Airline System, Singapore Airlines, Swiss, United Airlines, Virgin Atlantic, Virgin Australia.

airlineRatings.com melakukan penilaian terhadap total 407 maskapai penerbangan di seluruh dunia dengan metode monitoring dan evaluasi termasuk referensi dari Federal Aviation Administration (FAA) AS, International Civil Aviation Organization (ICAO) serta lembaga-lembaga pengawas penerbangan lain dan hasil peninjauan keamanan dari pemerintah tiap negara, catatan keselamatan dalam operasi maskapai yang bersangkutan.

Maskapai penerbangan Irlandia Aer Lingus menggondol predikat penerbangan paling murah dan aman

Aer Lingus, maskapai penerbangan asal Irlandia memenangkan predikat penerbangan paling murah dan aman. Selain itu, kesembilan maskapai yang membuntuti Aer Lingus disusun menurut abjad adalah: Flybe, HK Express, Jetblue, Jetstar Australia, Thomas Cook, TUIfly, Virgin America, Volaris, WestJet.

Maskapai berbiaya rendah ini telah melewati pemeriksaan ketat dari lembaga internasional audit penerbangan IOSA (IATA Operational Safety Audit) dan harus memiliki rekor keamanan yang baik

Dari 407 maskapai yang yang ikut dalam kompetisi, ada 149 maskapai yang menerima rating keamanan tertinggi yakni 7 bintang, tetapi juga ada hampir 50 maskapai yang mendapat bintang yang di bawah 3. 10 maskapai yang mendapat hanya 1 bintang yaitu maskapai dari Indonesia, Nepal dan Suriname.

Kecelakaan fatal penerbangan tahun 2015 menurun menjadi di bawah rata-rata 10 tahun terakhir

airlineRating.com menyebutkan bahwa meskipun tahun lalu (2015) terjadi kecelakaan tragis dalam dunia penerbangan, antara lain jatuhnyya pesawat penumpang Germanwings di selatan Prancis pada bulan Maret, Metrojet Rusia yang jatuh tak lama setelah terbang dari Mesir pada Agustus dan lain sebagainya.

Namun, dari 16 kasus kecelakaan tragis yang tercatat pada tahun 2015 dan yang merenggut 560 nyawa itu rupanya masih lebih kecil dari yang terjadi pada tahun 2014, yaitu 21 kasus dengan total korban meninggal dunia sebanyak 986 orang. Kecelakaan tragis dalam dunia penerbangan di tahun 2015 juga lebih rendah dari rata-rata 10 tahun terakhir yang tercatat yaitu 31 kasus kecelakaan dengan korban tewas sejumlah 714 orang. (sinatra/rmat)

Share

Video Popular