Kemudi Cerdas (Youtube)

Konsentrasi yang bercabang saat mengemudi adalah tindakan yang sangat berbahaya, dan kemungkinan juga dapat menimbulkan ancaman keselamatan terhadap lalu lintas publik. Di ajang pameran elektronik konsumen terbesar sedunia—Consumer Electronics Show- CES yang diselenggarakan di Las Vegas, Amerika Serikat pada 6 Januari 2016 lalu, turut dipamerkan juga sebuah teknologi baru di bidang otomotif yakni roda kemudi cerdas.

Ketika ada tanda-tanda atau gerakan apapun yang berpotensi berbahaya saat mengendarai mobil, roda kemudi cerdas ini dapat segera mengingatkan dan mengirimkan pesan kepada orang tua bersangkutan. Melansir laman situs teknologi VentureBeat.com (5/1/2016) lalu, dalam ajang CES di Las Vegas, sebuah teknologi baru di bidang otomotif yakni “roda kemudi cerdas”yang dikembangkan perusahaan Smart Wheel yang berbasis di New Hampshire, Amerika Serkikat.

Kemudi ini diklaim mampu mendeteksi apakah gerakan pengemudi itu dalam posisi yang aman atau tidak. Sistem ini akan langsung menginformasikan kepada pengemudi agar waspada jika terdeteksi mengancam keselamatan berkendara.

Sekadar catatan, pada 2013 saja di Amerika Serikat, tercatat lebih 420 ribu orang terluka dalam kecelakaan lalu lintas karena konsentrasi pengemudi yang bercabang atau tidak fokus saat melaju di jalan raya, dimana sebagian besar dari kecelakaan serius itu didominasi oleh anak-anak muda. Insiden kecelakaan adalah empat kalinya dari orang dewasa, dan sebagian besar dari kecelakaan itu disebabkan oleh sms.

Roda kemudi cerdas ini telah diuji di MIT- The Massachusetts Institute of Technology, Amerika Serikat, dan telah diperkenankan oleh Presiden Barack Obama dan mantan Menlu Transportasi AS, Ray LaHood. Roda kemudi cerdas dipasang pada kemudi mobil, adalah suatu perangkat yang bisa dilepas, yang digunakan untuk mendeteksi posisi tangan pengemudi, dan menggunakan accelerometer untuk mendeteksi arah gerakan mobil. Roda kemudi cerdas ini akan tersedia pada pertangahan tahun 2016, dengan harga sekitar US$ 200,- atau setara dengan Rp. 2.7 juta.

Ketika salah satu tangan pengemudi tidak berada di stir kemudi dalam waktu yang terlalu lama; atau kedua tangan pengemudi tidak berada di atas kemudi ; atau jarak kedua tangan terlalu dekat, salah satu tangan seperti sedang memegang ponsel sambil mengendarai mobil, maka roda kemudi cerdas ini akan mengeluarkan peringatan.

Selain itu, roda kemudi cerdas juga akan mengirim pesan teks kepada orang tua pengemudi melalui aplikasi (App). Tentu saja, roda kemudi pintar ini tidak bisa mengambil kunci mobil Anda, namun, terhadap tindakan mengemudi yang berbahaya, maka orang tua Anda berhak menyita kunci mobil yang anda kendarai. (Epochtimes/Jhon/asr)

Share

Video Popular