Keterangan foto: Beberapa hari lalu media massa RRT mengungkap surat pengaduan dari Chengxin Credit Management Co. Ltd. dengan nama asli terhadap Chang Xiaobing, dikabarkan bahwa Chang menyebabkan negara kehilangan aset senilai setidaknya RMB 800 juta. Dalam surat pengaduan tersebut juga diungkap bahwa perusahaan Netcom milik Jiang Mianheng (foto) terlibat dalam penyaluran keuntungan dan menjual aset negara dengan harga murah. (foto Epoch Times)

Oleh: Ding Lukai

Pada 27 Desember 2015 lalu, mantan direktur utama United Network Communications Group Co. Ltd. (disingkat China Unicom) yang kemudian menjabat sebagai direktur utama China Telecom yakni Chang Xiaobing telah diinvestigasi karena dugaan terlibat “pelanggaran disiplin berat.”

Lengsernya Chang Xiaobing adalah peristiwa ikonik yang menandakan arah pergerakan Xi Jinping dalam hal menangkap Jiang Zemin telah terlihat. Karena sejak 2004, Chang menjabat sebagai dirut China Unicom merangkap sebagai sekretaris partai, menguasai China Unicom selama 11 tahun. China Unicom sendiri merupakan “kerajaan telekomunikasi” bagi putra sulung Jiang Zemin yakni Jiang Mianheng, sekaligus juga merupakan “pundi uang” bagi seluruh keluarga Jiang. Pemerintahan Xi menyidik Chang Xiaobing akan secara langsung menyentuh Jiang Mianheng.

Dari sini dapat disimpulkan, rute yang akan ditempuh Xi Jinping menangkap Jiang Zemin pada dasarnya adalah “model Zhou Yongkang + model Guo Boxiong,” yakni: tangkap tangan kanan Jiang Mianheng yakni Chang Xiaobing lebih dulu, lalu Jiang Mianheng akan diringkus, dan setelah “kodok kecil” keluarga Jiang ini tertangkap, yang terakhir adalah menangkap “kodok besar” keluarga Jiang yakni Jiang Zemin (bagi sebagian warga di daratan Tiongkok, Jiang Zemin diyakini sebagai penjelmaan dari siluman kodok. Red.).

Pada 18 Maret 2013, mantan dirut Petro China Jiang Jiemin (蔣潔敏, bukan Jiang Zemin: 江澤民. Red.) “dimutasikan” dari Petro China, dan ditempatkan sebagai Kepala Komisi Pengawas Aset Negara. Kurang dari setengah tahun kemudian, 1 September 2013, Komisi Disiplin Pusat mengumumkan, Jiang Jiemin terlibat “pelanggaran kedisiplinan berat”, dan hingga saat ini pemeriksaannya masih belum berakhir.

Sebelum menangkap Jiang Jiemin, jelas pemerintahan Xi Jinping telah lebih dulu melakukan “memikat macan meninggalkan gunungnya.” Yang menarik adalah, ditangkapnya Chang Xiaobing kali ini juga dengan cara yang sama. Pada Agustus tahun lalu, dengan dimutasikan pada 3 perusahan berbeda, Chang Xiaobing dialihkan menjauh dari China Unicom, dipindahkan ke China Telecom menjabat sebagai direktur utama dan merangkap sebagai sekretaris partai. Setelah “macan” ini menjauh, pemerintah Xi langsung bertindak, 4 bulan pasca rotasi Chang Xiaobing pun dilengserkan.

Jiang Jiemin adalah orang kepercayaan Zhou Yongkang, lengsernya Jiang Jiemin menandakan kekuatan Zhou Yongkang telah pudar. Awal Desember 2013, Zhongnanhai menyebarkan berita bahwa Zhou Yongkang telah ditangkap. 29 Juli 2014, Zhou Yongkang diadili.

Chang Xiaobing juga merupakan orang kepercayaan Jiang Mianheng, lengsernya Chang juga menandakan pudarnya kekuasaan Jiang Mianheng. Diperkirakan sebelum Tahun Baru Imlek mendatang atau berdekatan dengan “dua rapat besar” awal Maret 2016 mendatang Jiang Mianheng akan ditindak. Pada saat itu, inspeksi putaran ketiga pada 2015 oleh Komisi Disiplin Shanghai terhadap keluarga Jiang Zemin juga berakhir sudah. Pada dasarnya seluruh latar belakang Jiang Mianheng sudah dikuasai, meringkus Jiang Mianheng pun menjadi hal yang lumrah.

Begitu Jiang Mianheng lengser, media massa RRT akan mengungkap segala hal mengenai keluarga Jiang Zemin, seperti pada awal tahun 2014 lalu media massa mengungkap seluruh fakta mengenai keluarga Zhou Yongkang. Itu akan seperti “menyidik tiga generasi sampai membongkar makam leluhur,” termasuk seluruh informasi korupsi, skandal sex, juga pengkhianatan Jiang menjual negara akan diberitakan secara “gegap gempita,” bahkan mungkin akan menyinggung soal rencana kudeta Jiang Zemin serta penindasan yang dilakukannya terhadap Falun Gong, perampasan organ hidup-hidup, dan dosa genosida.

Selanjutnya, rute pemerintahan Xi Jinping menangkap Jiang Zemin akan berganti menjadi “metode Guo Boxiong”, yakni bersamaan dengan dijatuhkannya vonis terhadap putra Guo Boxiong yakni Guo Zhenggang, secara internal Guo Boxiong juga “disidik”, beberapa bulan kemudian diumumkan vonis yang dijatuhkan terhadap Guo Boxiong.

Pada 2 Maret 2015, pihak militer Partai Komunis Tiongkok/ PKT mengungkap 14 orang perwira militer yang diperiksa dan ditindak, salah seeorang di antaranya adalah wakil Komisi Politik Zona Militer Propinsi Zhejiang yakni putra Guo Boxiong yang bernama Guo Zhenggang. Setelah Guo Zhenggang lengser, media Hongkong mengungkap satu fakta, bahwa Guo Zhenggang sebenarnya telah ditahan dan “diinvestigasi” sejak 25 Februari 2015.

Selain itu beredar pula berita di luar negeri, bersamaan dengan ditangkapnya Guo Zhenggang, Kepala Komisi Disiplin Militer Pusat memimpin tim khusus terlihat di di kompleks perumahan purnawirawan di Gunung Yuquan di luar kota Beijing, menggedor pintu kediaman Guo Boxiong dan menyampaikan secara langsung keputusan Komisi Disiplin Militer terhadap Guo yang berbunyi: “menyidik” Guo Boxiong karena “terlibat pelanggaran kedisiplinan dan pelanggaran hukum.” Dan pada hari itu juga memberlakukan pengawasan khusus terhadap kediaman Guo Boxiong.

Beberapa bulan kemudian, tepatnya 30 Juli 2015, media resmi PKT yakni kantor berita Xinhua memberitakan Rapat Komisi Politbiro PKT mempertimbangkan dan memutuskan, berdasarkan “Laporan Investigasi dan Saran Eksekusi Terhadap Guo Boxiong,” maka mantan Wakil Kepala Komisi Militer PKT Guo Boxiong “dipecat dari keanggotaan partai”, serta menyerahkan “informasi keterlibatannya dalam kasus suap” kepada Kejaksaan Tinggi yang diberikan mandat institusi kejaksaan militer untuk diproses secara hukum.

Seperti “metode Guo Boxiong”, jika pada 1 Maret 2016 mendatang yakni menjelang “dua Rapat Besar” PKT Jiang Mianheng diperiksa, maka pada saat yang sama pemerintahan Xi Jinping mungkin akan mengumumkan Jiang Zemin “diinvestigasi” serta diambil tindakan pengawasan terhadap kediamannya.

Setelah berbagai pihak telah mencerna berbagai informasi terkait lainnya, pemerintahan Xi Jinping baru akan mengumumkan bahwa Jiang Zemin telah ditangkap, dan dipecat dari keanggotaan partai, dan akan diserahkan pada Kejaksaan Tinggi untuk diproses secara hukum.

Begitu Jiang Zemin sebagai instruktur korupsi PKT telah diciduk, maka gejolak yang akan terjadi di kalangan birokrat maupun di tengah masyarakat Tiongkok akan sangat besar, rakyat Tiongkok akan menyulut mercon dan menembakkan kembang api seperti pada perayaan malam tahun baru. Di saat yang sama akan terjadi gelombang pernyataan sikap di kalangan pejabat PKT, dengan berbagai cara membersihkan diri dari keterkaitan mereka dengan Jiang Zemin.

Keluarga Zhou Yongkang telah melakukan korupsi sebesar RMB 90 milyar (189 triliun rupiah), sementara Guo Boxiong telah menggelapkan anggaran militer ratusan milyar Yuan. Lalu, sebagai keluarga paling korup seantero Tiongkok, sudah berapa banyak uang negara yang telah diraup Jiang Zemin beserta seluruh keluarganya?

Diperkirakan angka ini sangat mengejutkan, mungkin di atas ratusan milyar Yuan, angka yang sebenarnya baru akan diketahui nanti bila saatnya tiba. (sud/whs/rmat)

Share

Video Popular