Banyak kebiasaan kecil dalam kehidupan sehari-hari itu berkaitan erat satu sama lain dengan kesehatan, cukup beberapa perubahan kecil saja, sangat besar manfaatnya bagi kesehatan. (Fotolia)

Saat mengolah masakan di dapur, sebaiknya berhati-hati saat menggunakan minyak goreng, meski menggunakan minyak goreng bunga matahari dan minyak jagung sekalipun, tidak tertutup kemungkinan akan mengembangkan racun semacam aldehid atau alkanal, demikian juga dengan minyak mentega (butter), tidak seratus persen aman.

Menurut sebuah studi di Inggris, bahwa ancaman racun yang dikembangkan di bawah suhu tinggi pada beberapa jenis minyak goreng terhadap tubuh kita itu akan meningkat seiring dengan naiknya suhu ; Penyakit yang bisa dipicunya meliputi kanker, jantung, dan demensia.

Penelitian tersebut menemukan bahwa ketika menggoreng ikan atau kentang menggunakan minyak jagung atau bunga matahari, racun kimia patogen dari aldehid atau alkanal yang dihasilkan dalam makanan melebihi 200 kali dari standar keamanan makanan. Sebaliknya, racun aldehid yang dihasilkan dalam makanan dengan menggunakan minyak zaitun atau minyak kelapa bukan saja lebih sedikit kadar aldehidnya, tetapi juga jauh lebih aman.

Menggoreng atau memasak dengan suhu tinggi dapat mengoksidasi minyak, tidak hanya mengubah rasa makanan, tetapi juga mengubah komposisi nutrisi dan kimiawi dalam minyak tersebut. Suhu yang membuat minyak teroksidasi ini disebut smoke point (minyak yang mengeluarkan asap). Sayangnya, semua smoke point / titik asap dari minyak itu tidak sama, karena itu penting sekali memastikan penggunaan minyak goreng jangan sampai mencapai titik asap yang akan menghasilkan racun.

Menurut para ahli, menggunakan beberapa jenis minyak berikut ini untuk memasak adalah metode yang paling aman saat ini.

Minyak alpukat

Poin kesehatan : Minyak alpukat diekstrak dari (daging) buah alpukat, memiliki kandungan asam oleat yang tinggi, adalah asam lemak tak jenuh tunggal (ω-9 asam lemak) ; fitonutrien yang kuat seperti beta sitosterol, dapat menurunkan kolesterol; glutathione dapat mencegah beberapa jenis kanker.

Titik asap : 190 derajat Celcius sampai 204 derajat Celcius.

Kelebihan : Karena minyak alpukat mampu menahan suhu tinggi, jadi sangat cocok digunakan untuk memanggang atau menggoreng makanan.

Minyak zaitun

Poin kesehatan : Minyak zaitun merupakan representatif dari jenis minyak yang sehat. Antioksidan yang dikandungnya dapat mengurangi peradangan, memperkuat sensitivitas insulin, sehingga menstabilkan gula darah ; sejumlah besar asam lemak tak jenuh tunggal dan asam lemaknya mampu menurunkan kolesterol jahat (LDL), semetara kolesterol baik (HDL) naik, memiliki efek menstabilkan gula darah, adalah minyak nabati berkualitas untuk memelihara kesehatan jantung.

Titik asap : 185-204 derajat Celcius.

Kelebihan : Minyak zaitun murni paling ideal dikonsumsi mentah, misalnya digunakan untuk membuat saus, krim atau campuran saus untuk melumuri makanan dan sebagainya, selain itu juga dapat digunakan membuat masakan-masakan tertentu bersuhu rendah, misalnya menumis sayuran.

Minyak kelapa

Poin kesehatan : Minyak kelapa diekstrak dari isi daging kelapa, selama ini dianggap sebagai pusaka terbaik dalam meningkatkan kesehatan, sangat efektif dalam merawat kesehatan rambut dan kecantikan kulit. Selain itu, ia (minyak kelapa) juga mengandung trigliserida berkualitas, adalah lemak dalam darah yang terbetuk dari konversi kalori yang tidak bisa seketika diurai/dibakar oleh tubuh. Sebagian besar minyak mengandung sejumlah besar long chain triglycerides (LCT) / trigliserida rantai panjang, namun, minyak kelapa mengandung sejumlah besar Medium Chain Triglycerides (MCTs) / trigliserida rantai menengah, yang membuat tubuh dengan sangat mudah membakarnya, karena itu lebih efektif dalam menurunkan berat badan. Selain itu juga minyak kelapa mengandung antioksidan yang kuat, misalnya vitamin E dan polifenol, yang dapat menjaga kadar kolesterol sehat dan stabil, mengurangi reaksi stres oksidatif dan melawan radikal bebas.

Titik asap : 176 derajat Celsius.

Kelebihan : Minyak kelapa disertai dengan rasa manis alami, ditambah lagi dengan rendahnya titik asap, sehingga sangat ideal digunakan untuk memanggang, terutama dapat digunakan sebagai pengganti butter/minyak mentega. (Epochtimes/Jhn/Yant)

Share
Tag: Kategori: KESEHATAN

Video Popular