French fries atau kentang goreng ala Perancis memang enak, gurih dan renyah, tapi sebaiknya pertimbangkan risiko diabetes.(Fotolia)

Sebuah studi baru menyebutkan, bahwa makan kentang dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2, terutama mereka yang banyak makan kentang goreng itu akan lebih serius. Makan kentang lebih dari tujuh porsi (700 gram) per minggu, risiko menderita diabetes akan meningkat 33% ; 2 – 4 porsi per minggu risiko diabetes akan meningkat 7%.

Berapa beratnya untuk satu porsi kentang ? Sekitar 100 gram. Cara penyajian yang berbeda, kadar kalorinya juga tidak akan sama. Kadar kalori untuk satu porsi (100 gram) kentang goreng itu mengandung kalori 93 kkal/kilokalori, demikian juga dengan mashed potatoes (kentang tumbuk) kalorinya juga secara relatif sama. Sementara untuk kentang goreng, kalorinya akan meningkat tiga kali lipat.

Kentang merupakan makanan utama kedua di dunia saat ini setelah sereal / grain atau makanan biji-bijian, ia (kentang) memiliki nilai gizi yang tinggi. Mengandung protein, mineral, vitamin dan beragam komposisi, yang memiliki julukan sebagai “”apel bawah tanah” . Kandungan vitamin C-nya adalah 10 kalinya apel, vitamin B kompleksnya empat kali lebih tinggi dari apel, sementara multi mineralnya itu beberapa kali lipat hingga puluhan kali lipat lebih tinggi dari apel. Kulit kentang kaya asam klorogenat dan asam lipoic, asam klorogenat memiliki khasiat sebagai antioksidan dan anti-kanker, sementara asam lipoic dapat menyamarkan flek, mencegah penuaan kulit. Selain itu juga mengandung anti-oksidan dan serat makanan yang dapat membantu mencegah penyakit karena usia lanjut (pikun) .

Kentang kaya akan pati resistan, yang akan membuat rasa kenyang setelah makan, namun, jika digoreng atau diolah/masak dengan lumuran saus keju dan cara penyajian lain, maka kalorinya akan naik drastis, dan akan kehilangan nilai dari pati resistannya, karena itu cara penyajian yang paling ideal adalah direbus, dipanggang atau disajikan dingin dengan campuran saus. Selain itu, kentang sangat mudah menyerap minyak, kentang yang digoreng, selain kandungan pati bawaannya, juga meningkatkan jumlah lemak, sehingga kadar kalorinya akan semakin tinggi daripada kentang dengan penyajian lain. Dan disamping itu juga, pati kentang akan lebih mudah dicerna setelah pemanasan, yang akan meningkatkan gula darah dengan cepat.

Hasil penelitian Isao Muraki dari Harvard School of Public Health ini dipublikasikan dalam jurnal “Diabetes Care”. Demi kesehatan, tidak seharusnya menjadikan kentang itu sebagai “sayuran” lagi.

Sebenarnya, kadar pati sereal juga tidak lebih rendah dari kentang. Konsumsi sereal yang berlebihan juga akan menyebabkan beban berlebih pada fungsi langerhans (sel-sel pankreas yang memproduksi insulin dan glukagon), memicu obesitas, hipertensi, kolesterol tinggi dan masalah lain, sehingga risiko terkena diabetes tipe 2 juga akan meningkat. Sebenarnya efek dari kentang itu sendiri tidak begitu besar dampak buruknya jika dikonsumsi setiap hari dalam porsi yang ideal, diet seimbang dan mengontrol kalori.

Berikut direkomendasikan sebuah penyajian kentang yang sehat :

Resep merebus kentang

1. Siapkan kentang, bawang bombay, wortel dan jahe, diiris, siap digunakan (porsi tergantung selera) .

2. Tuang satu sendok minyak ke dalam panci, kemudian masukkan irisan daging (kentang), lalu tumis dengan api sedang sampai kedua sisinya berubah warna.

3. Tumis bawang bombay dan jahe hingga harum.

4. Kemudian masukkan kentang dan wortel, tumis sebentar.

5. Tambahkan sedikit air dan bumbu, setelah itu tutup dan masak sekitar 15 menit, kemudian matikan apinya dan biarkan sekitar 10 sampai 20 menit. (Epochtimes/Jhn/Yant)

Share
Tag: Kategori: KESEHATAN

Video Popular