Earplug cerdas pertama di dunia dari Hush yang dipamerkan di ajang International Consumer Electronics Show-CES 2016 di Las Vegas ini sekilas tampak seperti penyumbat telinga, tapi memiliki fungsi sebagai sound machine atau pemutar musik. Tidak hanya bisa menghalau suara masuk ke dalam telinga tetapi juga bisa memilih musik yang ingin diputar saat tidur.

Penyumbat telinga cerdas dari Hush akan mulai dikirim pada Januari ini, dana yang dikumpulkan dari produk tersebut hingga saat ini telah mencapai US$ 600,000,- atau enam kali dari target semula sebesar 100,000 dolar AS di situs pendanaan Kickstarter.

Banyak ide-ide baru dicetuskan dalam rangka memecahkan masalah yang dihadapi dalam kehidupan saat ini. Earplug cerdas Hush ini diciptakan oleh tiga mahasiswa dari University of California yang kerap tidak bisa tidur dengan nyenyak akibat suara berisik di sekitar kampus.

Hush earplugs ini tidak hanya menjadi solusi bagi mereka yang sulit untuk tidur dengan nyenyak, tapi bagi mereka yang kerap terganggu karena suara mendengkur dari teman sekamar pun, earplugs ini bisa menjadi solusi yang nyaman. Selain itu juga bisa memilih musik yang dapat membantu anda tertidur dan dijadikan sebagai alarm untuk bangun.

Hush earplugs juga terhubung dengan ponsel pintar Anda, sehingga selagi Anda tertidur nantinya jangan kaget jika Anda mendengar suara-suara yang menenangkan seperti suara ombak di lautan, suara rintik hujan yang lembut hingga suara-suara lain yang mampu membuat tidur Anda lebih nyenyak.

Jangan kuatir tentang anda tidak bisa mendengar apapun ketika menggunakan Hush karena sebagai earplug pintar Hush bisa disandingkan dengan ponsel melalui koneksi Bluetooth dan dari ponsel kita bisa mengatur atau mengirim notifikasi ke Hush misalnya ada telpon masuk atau alarm.

Karena ingin tidur dengan nyaman di dalam kamar asrama kampus yang bising, akhirnya kami menemukan ide baru ini dan mengkomersialisasikannya, ini adalah pengalaman yang menakjubkan dan sulit dipercaya. Seiring dengan pengiriman pertama earplug Hush ini, kualitas tidur orang-orang akan meningkat signifikan, kata CEO Hush, Daniel Ewok Lee. (Jhon/asr)

Share

Video Popular