Keterangan gambar: Ilustrasi Air India (wikimedia.org)

Oleh CNA New Delhi

Landasan terbang bandara di India akhir-akhir ini sering dimasuki oleh binatang seperti babi hutan dan anjing liar. Hal ini tentunya dapat mempengaruhi keselamatan penerbangan. Baru-baru ini, satu ikat balon-balon udara terlihat sedang terbang rendak hendak mendarat di jalur landasan bertepatan dengan sebuah pesawat penumpang Ait India juga sudah menurunkan kecepatan hendak mendarat di landasan yang sama. Beruntung pilot masih sempat menancap gas dan menaikkan hidung pesawat untuk melakukan pendaratan ulang sehingga tidak terjadi kecelakaan.

Harian India ‘Mail oday’ melaporkan, Air India dengan nomor penerbangan AI-616 jurusan Hyderabad – Mumbai sudah bersiap mendarat di landasan no. 27 yang ditunjuk oleh personil lalu lintas udara Mumbai International Airport.

Saat beberapa menit lagi roda pesawat akan menyentuh landasan, tiba-tiba personil lalu lintas udara di menara kontrol melihat satu ikat balon-balon udara misterius juga hendak mendarat di jalur yang sama, lalu secepatnya memberitahu pilot untuk menghentikan persiapan pendaratan dan terbang kembali. Personil si menara khawatir ikatan balon udara itu bila terhisap masuk ke mesin pesawat yang terbang dalam kecepatan sekitar 200 km per jam saat itu dapat menimbulkan ancaman keselamatan.

Pesawat AI-616 itu kemudian berhasil mendarat di landasan 10 kemudian. Seorang pejabat yang namanya tidak bersedia disebutkan mengatakan bahwa akibat serangan teror yang terjadi di Pangkalan Undara India di Pathankol, sehingga keamanan untuk bandara ditingkatkan. Kasus balon udara misterius tersebut telah dilaporkan kepada CISF (Central Industrial Security Force) dan kepolisian India guna diteliti lebih lanjut.

Seorang pejabat senior kontrol lalu lintas udara India mengatakan bahwa meskipun tidak terjadi insiden serangan teror, tetapi mesin pesawat jika kemasukan sejumlah balon udara juga bisa mengancam keselamatan penumpang dan awak, sehingga kejadian ini harus dianggap serius dan diperiksa lebih lanjut.

Bandara Mumbai Mei tahun lalu juga terjadi sebuah parasut yang dapat dikontrol dengan remote jarak jauh telah masuk jalur terbang pesawat sehingga menimbulkan kekaucauan penerbangan. Setelah diteliti ternyata merupakan iklan balon helium dari sebuah perusahaan berlian. Pihak berwenang kemudian menangkap kedua orang yang terkait kejadian ini. (sinatra/rmat)

Share

Video Popular